Usia memang tidak selalu bisa jadi penentu tingkat kedewasaan seseorang. Namun, jika mengencani dan menjalin hubungan dengan pasangan yang lebih muda usianya terdapat satu risiko yang mesti kamu terima, yaitu bisa jadi kedewasaan kalian tidak seimbang dan dia cenderung lebih keanak-anakan.
Memiliki pasangan yang lebih muda memang tidak masalah. Namun, di samping itu kamu juga harus bisa sabar dalam membimbingnya untuk jadi lebih dewasa. Caranya pun tidak melulu harus dengan tegas dan mendiktenya dengan keras, tapi lakukanlah dengan lembut dan penuh kasih sayang. Lima cara ini bisa kamu coba terapkan.
5 Cara Mendewasakan Pasangan yang Usianya Lebih Muda Darimu

1. Mengajarkannya mengontrol emosi dengan sabar
Salah satu penyebab terbesar dari belum dewasanya seseorang adalah jika ia tidak mengontrol emosi dengan baik. Misalnya seperti sangat sensitif, mudang tersinggung, atau ada salah sedikit langsung marah dan emosi.
Nah, kalau kamu mau mendewasakan pasangan maka cara yang pertama adalah dengan mengajarkannya mengendalikan emosi supaya tidak meledak-ledak. Namun, harus dipahami juga, bahwa dalam proses mengajarkannya mengontrol emosi kamu juga harus sabar. Sebab, dia pasti perlu waktu untuk bisa menerapkannya.
2. Menghadapi permasalahan dengan diskusi
Cara yang kedua adalah dengan menyelesaikan setiap persamasalahan kalian dengan cara diskusi. Bicarakan berdua dengan baik-baik dan saling terbuka. Jangan langsung emosi dan menciptakan drama, karena dia tidak akan belajar dewasa dengan itu.
Gunanya diskusi dalam menyelesaikan masalah hubungan adalah agar dia tahu apa penyebab masalah kalian, bagaimana menyelesaikannya atas kompromi bersama, dan bagaimana menghindarinya supaya tidak terulang. Sebab, belajar memecahkan masalah memang paling ampuh untuk mendewasakan seseorang.
3. Sering-sering deep talk supaya cara berpikirnya berkembang
Sering-seringlah mengajaknya deep talk supaya cara berpikirnya berkembang. Sebab, saat deep talk kalian akan saling bertukar pikiran dan membahas sesuatu dari banyak sudut pandang. Jadi, kedewasaan pikirannya pun meningkat secara perlahan.
Sebaiknya, bahan dan topik pembicaraan saat deep talk juga diperluas jangkauannya. Tidak hanya membahas hubungan kalian saja, tapi juga kondisi emosional, isu sosial, hingga tujuan hidup. Tidak hanya mendewasakannya, cara ini juga membuat hubunga kalian jadi lebih sehat dan terjaga komunikasinya.
4. Tidak membiarkannya egois, alias bersikaplah tegas jika dia mementingkan diri sendiri
Mendewasakan pasangan tidak hanya harus dengan cara halus, karena jika ia melakukan suatu hal yang salah, maka kamu pun harus meluruskannya dengan tegas demi mendewasakannya. Misalnya saja seperti dia bersikap egois dan membuatmu lelah dengan sikap tak dewasanya. Kamu harus bersikap tegas agar dia mengerti.
Perlu dipahami bahwa bersikap tegas disini bukanlah keras atau kasar, melainkan menunjukkan sikap bahwa dirimu tidak bisa diperlakukan seenaknya. Dengan begitu dia jadi lebih tahu, bahwa ia tidak bisa terus menerus bersikap kekanak-kanakan dan harus belajar untuk lebih dewasa.
5. Tidak mengikuti arus dramanya dan bisa menjadi pihak yang dewasa
Membimbing pasangan untuk jadi lebih dewasa memang harus benar-benar sabar. Salah satunya adalah kamu tidak boleh mengikuti drama yang ia buat di dalam hubungan dan menjadi pihak yang dewasa. Jika dia mencoba memperbesar masalah dan mendramatisir suatu hal, maka kamu jangan mengikuti alurnya.
Hal ini merupakan cara yang kelima untuk mendewasakan pasangan, yang mana dirimu bisa menanggapinya dengan tegas atau sabar dan lebih bijak. Kalau kamu bisa sabar, maka perlahan-lahan dia pun akan belajar, jika tidak semua hal harus ditanggapi berlebihan. Suatu masalah pun tidak harus dijadikan drama.
Intinya, kalau mau mendewasakan pasangan maka kamu pun harus siap untuk banyak-banyak bersabar dalam membimbingnya. Sebab, kamu menjadi pihak yang benar-benar dewasa dan bijak sebagai sosok panutannya.