Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
5 Hal yang Perlu Dilakukan Jika Merasa Tidak Bahagia dalam Hubungan
ilustrasi pasangan saling membelakangi (pexels.com/Alex Green)
  • Setiap hubungan memiliki siklus kenyamanan dan ketidakbahagiaan, yang perlu diakui dan ditangani bersama pasangan.
  • Mengidentifikasi penyebab masalah, berbicara dengan pasangan, bertanggung jawab atas peran masing-masing, serta mengurangi perilaku defensif adalah langkah-langkah yang dapat dilakukan.
  • Jika kondisi tidak kunjung membaik, break dalam hubungan bisa menjadi pilihan terakhir sebelum memutuskan untuk mengakhiri hubungan tersebut.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Menurut konselor pasangan berlisensi dan terapis seks di Seattle, Jessa Zimmerman, MA, dikutip MindBodyGreen, setiap orang tidak selalu merasa bahagia 100 persen dalam aspek apa pun, termasuk hubungan. Ini karena dalam menjalin hubungan, kamu cenderung mengalami ‘siklus kenyamanan’, yaitu siklus di mana kamu bisa menikmati dan mendapatkan manfaat dari apa yang sudah kamu jalani bersama pasanganmu.

Di sisi lain, kamu juga bisa terlempar ke dalam siklus, di mana salah satu di antara kalian atau kalian berdua tidak merasa bahagia dengan sesuatu. Ketika hal itu terjadi, Zimmerman menambahkan, bahwa inilah saatnya bagi kamu dan pasangan untuk sadar, bertumbuh, dan berubah.

Pasalnya, bagaimanapun ketidakbahagiaan dalam hubungan bisa berpotensi menimbulkan masalah yang lebih buruk di masa depan. Oleh karena itu, jika kamu merasa tidak bahagia dalam hubunganmu saat ini, berikut telah kami rangkum beberapa tips yang dapat dilakukan untuk mengatasinya.

1.Identifikasi penyebab masalah

ilustrasi bicara berdua (pexels.com/John Diez)

Mengidentifikasi penyebab masalah yang ada menjadi langkah utama yang harus kamu lakukan saat merasa tidak bahagia dalam hubungan. Menurut Kiaundra Jackson, LMFT, seorang terapis pernikahan berlisensi, dilansir MindBodyGreen, ini sama seperti saat kamu melakukan evaluasi internal untuk menggali sesuatu yang lebih mendalam.

“Bagian yang terpenting di sini adalah menggali lebih dalam untuk mengetahui mengapa kamu tidak bahagia,” terang Jackson.  

Namun, untuk bisa melakukannya dibutuhkan perenungan. Jackson merekomendasikan untuk meluangkan waktu khusus merenung. Kemudian, kamu bisa melihat apa yang terjadi dalam hubunganmu, mulai dari mengindentifikasi situasi yang membuatmu cemas akhir-akhir ini, momen ketika pasanganmu membuatmu tidak bahagia, atau apa pun yang menyebabkan kamu merasa berbeda dalam hubunganmu dengan pasangan.

2.Diskusikan bersama pasangan mengenai apa yang perlu diperbaiki

ilustrasi pasangan sedang berdiskusi (pexels.com/Ketut Subiyanto)

Setelah menemukan penyebabnya, langkah berikutnya adalah membicarakan masalah tersebut bersama pasangan dan mendiskusikannya mengenai apa yang perlu diperbaiki. Dalam hal ini, Sabrina Romanoff, PsyD, selaku psikolog klinis dan profesor di Yeshiva University, dilansir Verywell Mind, menekankan pentingnya untuk tidak saling menghakimi dan menuduh.

Sebab, tujuanmu dengan pasangan adalah mencari jalan keluar atas masalah ini. Jadi, tetaplah berorientasi pada solusi.

“Ingatlah bahwa kamu dan pasangan mempunyai tujuan yang sama dalam menangani masalah. Artinya, saat masalah datang, kamu harus mempertimbangkan bagaimana cara mengatasinya secara bersama-sama. Jangan biarkan masalah tersebut memisahkan kalian,” jelas Romanoff.

3.Kurangi perilaku defensif

ilustrasi pasangan sedang bicara (pexels.com/Budgeron Bach)

Disadari atau tidak, ternyata perilaku defensif juga bisa menjadi salah satu pemicu munculnya perasaan tidak bahagia dalam hubungan. Oleh karena itu, penting untuk mengurangi perilaku tersebut dan menggantinya menjadi perilaku yang lebih terbuka dan mau menerima saran.

Di sisi lain, kamu juga bisa mengungkapkan apa pun yang ingin kamu perbaiki dalam hubunganmu serta upaya yang ingin kamu kerahkan bersama pasangan demi membangun kembali hubungan yang harmonis.

Jackson menambahkan, bahwa bertanggung jawab atas masing-masing peran dalam suatu hubungan juga tak kalah penting. Sebab, ini bisa membantu menunjukkan kepada pasangan bahwa kamu memiliki kesadaran diri yang cukup untuk mengetahui kapan harus meminta maaf atas kesalahan yang telah kamu perbuat.

4.Beri waktu sementara bagi dirimu dan pasangan untuk berpisah

ilustrasi duduk di tepi pantai (pexels.com/Engin Akyurt)

Romanoff mengungkapkan, bila kondisi tidak kunjung membaik, berpisah sementara waktu atau break akan membantu memunculkan perspektif baru tentang hubungan yang tengah kamu jalani. Sebab, ketika tidak bersama, kamu bisa merencanakan sesuatu yang baru, baik untuk dirimu sendiri ataupun bersama pasangan di kemudian hari.

Break dalam hubungan juga bisa menjadi sarana untuk introspeksi diri. Hal ini dapat membuatmu tumbuh dan menemukan apa yang sebenarnya kamu butuhkan serta memilih cara-cara yang ingin kamu lakukan untuk menjalani hidup.

5.Kenali kapan suatu hubungan benar-benar tidak dapat diperbaiki

ilustrasi hubungan asmara retak (freepik.com/freepik)

Zimmerman menjelaskan, jika pasangan kamu terus menerus tidak bisa diajak berdiskusi untuk menyelesaikan masalah. Bahkan, ia cenderung meremehkanmu, mempermalukanmu, menyalahkanmu, dan tidak menunjukkan tanda-tanda peduli padamu, maka itu bukanlah situasi yang memungkinkan untuk diperbaiki.

Terkadang, kita ingin berusaha bertahan dalam hubungan yang tidak bahagia karena berharap keadaan tersebut bisa kembali seperti semula. Namun, penting juga diingat bahwa tidak semua hubungan yang tidak bahagia akan berakhir dengan bahagia kembali.

“Sebelum mengakhiri hubungan, ada baiknya bila kamu memastikan bahwa kamu telah melakukan segala cara demi mempertahankan hubunganmu. Bahwa, kamu telah mencoba berulang kali untuk mengungkapkan kegelisahanmu dan kamu sangat ingin bahagia bersama pasanganmu,” imbuhnya.

Sebab, itu akan menunjukkan kepadanya kalau kamu telah bertanggung jawab atas peranmu sebagai pasangan. Kemudian, pilih untuk mengakhiri semua ini karena terbukti bahwa hanya kamulah yang berjuang untuk memperbaiki.

Demikian beberapa hal yang bisa kamu lakukan jika merasa tidak bahagia dalam hubungan. Perlu diingat, bahwa hubungan dapat memiliki dampak yang besar terhadap kebahagiaan seseorang secara keseluruhan. Namun, penting juga untuk tidak menggantungkan kebahagiaanmu terhadap hubungan.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team