Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Memasuki Usia 30? Ini 5 Jenis Teman yang Wajib Kamu Pertahankan
ilustrasi teman (pexels.com/RODNAE Productions)

Jelang usia 30, kamu pasti sadar, bahwa lingkaran pertemananmu semakin mengecil. Jika dulu saat jalan-jalan seringnya rombongan, kini cuma beberapa gelintir orang aja yang ikut.

Gak perlu sedih, memang sudah kodratnya seperti itu. Gak masalah jika temanmu cuma tinggal sedikit. Yang penting, ada beberapa jenis teman berikut ini ada di lingkaran pertemananmu. Mereka wajib kamu pertahankan!

Ingin tahu jenis teman seperti apa? Let's check it out!

1. Teman yang satu pemikiran

ilustrasi teman sedang ngobrol (pexels.com/Tim Douglas)

Punya teman dengan beda “genre” memang asyik. Karena perbedaan-perbedaan itulah yang memperkaya pengalaman hidupmu.

Akan tetapi, kalau semua temanmu berbeda frekuensi, bisa bikin capek mental juga jadinya. Karena butuh kompromi yang besar, supaya kalian bisa tetap terikat dan pertemanan gak hanya diisi dengan adu pendapat.

Itulah sebabnya, kenapa kamu butuh teman yang satu pemikiran. Sehingga, nyaman saat diajak berbicara, dan kalian pun bisa berbagi minat yang sama.

2. Teman yang pengertian

ilustrasi teman (pexels.com/Pavel Danilyuk)

Secara teori, seharusnya teman memang mesti pengertian. Namun, kenyataan yang sering terjadi, bertolak belakang. Sulit, lho, menemukan teman yang benar-benar bisa memahami dirimu.

Dia yang mampu membaca raut wajahmu ketika sedang ada masalah. Dia yang berusaha mengarahkan pembicaraan ke topik lain karena paham, topik yang sedang dibicarakan adalah hal sensitif bagimu. Kalau sudah punya teman yang seperti itu, jaga baik-baik. Kamu termasuk beruntung telah memilikinya!

3. Teman yang suportif

ilustrasi teman suportif (pexels.com/Liza Summer)

Tipe teman lain yang wajib ada saat kamu memasuki usia 30, adalah mereka yang suportif. Mereka yang menghormati keputusanmu dan gak menghakimi. Mereka yang senang ketika kamu bahagia, dan turut berempati saat kamu susah.

Termasuk teman yang suportif, yaitu berani menegurmu kalau salah. Bukan malah dibela mati-matian, sampai kamu gak sadar-sadar telah berbuat kekeliruan.

4. Teman yang pandai menjaga rahasia

ilustrasi pria berkacamata (pexels.com/Arina Krasnikova)

Di antara keuntungan berteman, adalah kamu punya seseorang yang bisa dijadikan tempat curhat. Sehingga, saat ada masalah, gak hanya kamu pendam sendiri. Tapi bisa kamu ceritakan. Karena terkadang, saat beban begitu berat, kamu hanya perlu didengarkan untuk kembali merasa kuat.

Dan ini akan sulit dilakukan, kalau temanmu tipe “ember bocor”, yang gak bisa jaga rahasia. Bukannya malah mengurangi beban, malah menambah masalah lagi karena rahasiamu terbongkar ke mana-mana. Itulah kenapa, kamu perlu punya teman yang mulutnya bisa tetap rapat untuk menjaga rahasia.

5. Teman yang pintar

ilustrasi teman sedang ngobrol (pexels.com/Julia Larson)

Pintar di sini gak hanya menyangkut akademik. Tapi yang mampu menantangmu untuk tetap berwawasan dan haus ilmu.

Teman yang begini, akan melibatkanmu dalam percakapan-percakapan berat, yang membuat otakmu berpikir keras, dan bisa memandang dunia dari sudut pandang berbeda. Dengan kepintarannya itu, sedikit banyak membuatmu jadi pribadi yang lebih bijaksana. Mantap banget, deh, kalau punya teman yang kayak gini!

Walaupun temanmu sedikit, tapi kalau isinya tipe-tipe yang telah dijabarkan tadi, hidupmu bisa dibilang telah lengkap. Karena kamu punya pertemanan yang berkualitas, bukan yang mementingkan kuantitas semata!

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team