pexels.com/@karolina-grabowska
Memang baik, menjaga agar hubungan pernikahan selalu diliputi ketenangan, jika itu dilandasi dengan kejujuran. Beda halnya jika salah satu pihak berusaha selalu menahan diri untuk mengungkapkan pendapatnya, berupa kritikan atau penolakan karena merasa takut akan timbul konflik.
Konflik itu adalah hal normal dalam sebuah hubungan, tinggal bagaimana kedua pihak merespon konflik tersebut. Menghadapinya dengan kepala dingin, hati tetap adem, justru konflik bisa jadi ‘bumbu’ pernikahan.
Selalu memendam perasaan yang sebenarnya dari pasangan ibarat menyimpan bara dalam sekam. Sewaktu-waktu, bisa menimbulkan bahaya yang lebih besar. Sekalinya timbul konflik, malah bisa pisah. Hal ini disebabkan masalah yang ada selama ini bukan diselesaikan, tapi ditumpuk karena enggan dikomunikasikan.
Menikah memang gak semudah yang dibayangkan. Akan banyak prahara yang mengintai, tapi layaknya semua fase kehidupan, gak ada yang gak bisa diselesaikan.
Asalkan mampu tetap berpikir tenang dan komitmen untuk menyelesaikannya bersama, prahara bisa berbuah bahagia. Jadi, kenali tanda-tanda di atas, jika memang pernikahan yang kamu jalani memiliki tanda itu, segera benahi dan temukan kembali bahagiamu dan dirinya.