Tidak semua pertemanan diciptakan untuk bertahan selamanya. Ada kalanya hubungan yang dulu terasa hangat perlahan berubah menjadi sumber lelah, salah paham, atau bahkan tekanan emosional. Mengakui bahwa pertemanan sudah tidak sejalan memang tidak mudah, apalagi jika melibatkan kenangan panjang dan ikatan yang pernah terasa kuat.
Namun, mempertahankan hubungan yang tak lagi sehat justru bisa menggerus ketenangan batin kedua belah pihak. Friendship breakup bukan soal siapa yang salah, melainkan tentang keberanian memilih kedewasaan emosional. Yuk, simak lima cara putus pertemanan secara dewasa agar keputusan yang diambil tetap bijak dan penuh empati tanpa drama berlebihan.
