Ciri suami suka mengontrol (freepik.com/freepik)
Dan yang terakhir, taktik halus yang sering digunakan oleh suami pengontrol adalah membuatmu merasa bersalah atas hal-hal yang sebenarnya tidak salah. Dia meremehkan ucapan atau tindakanmu, seolah-olah apa pun yang kamu lakukan selalu salah. Dalam situasi seperti ini, kamu mulai meragukan dirimu sendiri dan merasa tidak pernah cukup baik. Setiap usaha untuk memperbaiki keadaan justru bisa membuatmu semakin lelah secara emosional.
Perilakunya ini perlahan dapat mengikis harga dirimu. Rasa percaya dirimu yang dulu kuat bisa hilang karena terus-menerus mendapat kritik dan perlakuan merendahkan. Kamu mulai merasa tidak berdaya dan kehilangan keyakinan terhadap keputusanmu sendiri. Pada akhirnya, hubungan seperti ini bukan hanya melelahkan fisikmu, tapi juga berpotensi merusak kesejahteraan emosionalmu.
Masalah kontrol bisa muncul dalam berbagai bentuk, mulai dari manipulasi emosional, tekanan psikologis, hingga pengawasan yang berlebihan. Biasanya, semuanya dimulai dengan hal kecil yang tampak tidak berbahaya, lalu berkembang semakin berat seiring waktu.
Jika kamu merasa terus-menerus mendapatkan perlakuan seperti poin-poin di atas, segera cari bantuan sebelum semuanya semakin terlambat, ya. Mencari bantuan dari teman terpercaya, konselor, atau lembaga profesional bisa menjadi langkah awal untuk keluar dari lingkaran kontrol ini. Pada dasarnya, cinta sejati tidak membuatmu merasa terkurung, melainkan membebaskanmu untuk menjadi dirimu sendiri.