Kadang hubungan terasa berjalan biasa saja, tetapi ada rasa ganjil yang sulit dijelaskan ketika obrolan tidak lagi selancar dulu. Kata sefrekuensi muncul di kepala saat kamu mulai menyadari bahwa cara melihat hidupmu dan pasangan terasa makin jauh. Tidak perlu pertengkaran besar untuk menyadarinya, cukup perubahan kecil yang terjadi berulang kali sampai kamu merasa sendirian meski punya teman bicara.
Banyak orang menunda mengakui perasaan itu karena takut akan artinya bagi hubungan yang sudah dijalani. Namun, tanda-tandanya kadang terlalu jelas untuk diabaikan. Berikut beberapa contoh kamu dan pasangan benar-benar gak sefrekuensi alias berjalan di jalur yang berbeda.
