Terkadang ada anggapan bahwa hubungan asmara mesti dibumbui dengan drama. Alias, ada benci dan rindunya. Ada masa tenang serta penuh gejolak. Tanpa drama, kisah cinta terasa sangat datar.
Salah-salah hubungan berakhir karena kurangnya tantangan sehingga membosankan. Namun, ada orang yang gak sependapat dengan pandangan tersebut. Baginya, cinta malah sebisa mungkin minim drama.
Ini dirasa penting buat stabilitas hubungan dengan pasangan. Justru hubungan penuh drama diartikan sebagai rendahnya kecocokan. Bahkan seseorang bisa memilih betah menjomlo daripada risiko terjerat cinta yang penuh konflik seperti sinetron. Kenapa seseorang menghindari cinta penuh drama dan hal ini terlihat menakutkan baginya?
