Saat masih anak-anak dan remaja, kamu mungkin diajari untuk selalu terbuka pada orangtua. Namun, begitu menjadi orang dewasa yang mandiri secara finansial, kamu mulai bingung perlukah terbuka soal keuangan pada orangtua? Di satu sisi, kamu ingin privasi soal finansial, tapi di sisi lain ada rasa bersalah jika merahasiakan kondisi finansial dari orangtua.
Setiap keluarga memiliki dinamika, latar budaya, dan pengalaman finansial yang berbeda. Karena itu, keputusan untuk terbuka atau menjaga privasi keuangan sebaiknya didasarkan pada pertimbangan matang, bukan sekadar rasa tidak enak atau ketakutan. Agar tidak salah mengambil keputusan, yuk, pertimbangan soal perlu tidaknya merahasiakan keuangan dari orangtua.
