Terdapat semacam aturan tidak tertulis bahwa dalam hubungan, masalah seharusnya diselesaikan berdua saja. Masalah datang dan pergi, konflik bisa dibicarakan, dan perbedaan masih terasa wajar. Namun, seiring waktu, ada kalanya dinamika berubah. Percakapan yang dulu menenangkan justru memicu pertengkaran dan upaya saling memahami terasa semakin melelahkan.
Saat itulah, muncul pertanyaan: apakah hubungan ini masih bisa diselesaikan berdua atau justru butuh bantuan dari luar? Banyak pasangan enggan melibatkan pihak ketiga karena ini dianggap sebagai tanda kegagalan. Padahal, dalam banyak kasus, itu justru bentuk kedewasaan emosional. Itu karena kesadaran bahwa hubungan yang sehat tak selalu harus diperjuangkan sendirian. Yuk, kenali kapan hubungan butuh bantuan pihak ketiga!
