Permintaan maaf sering diucapkan untuk meredakan suasana ketika situasi mulai tidak nyaman. Namun, itu tidak selalu membawa makna mendalam seperti yang diharapkan pihak yang merasa dirugikan. Banyak orang menganggap satu kalimat maaf sudah cukup untuk menuntaskan masalah. Itu belum tentu benar, apalagi jika muncul tanpa kesadaran atas dampaknya.
Dalam kehidupan sehari-hari, maaf yang setengah hati bisa meninggalkan rasa kesal yang diam-diam menumpuk dan memengaruhi hubungan ke depannya. Coba kamu kenali apakah caramu meminta maaf masih salah dengan membaca artikel berikut. Dengan begitu, kamu bisa wawas diri dan jadi pribadi yang lebih bijak lagi.
