Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
5 Tips Makeup buat Kamu yang Sering Touch Up Berkali-kali
Ilustrasi make up (magnific.com/ nensuria)

Touch up berkali-kali sepanjang hari sering jadi tanda bahwa make up cepat luntur, berminyak, atau mulai patchy. Akibatnya, kamu jadi sering bercermin dan menambah produk terus-menerus supaya wajah tetap fresh. Kalau dilakukan tanpa teknik yang tepat, hasilnya justru bisa terlihat tebal dan kurang natural.

Sebenarnya, touch up itu wajar, apalagi kalau kamu banyak aktivitas di luar ruangan atau berada di cuaca panas. Namun, kuncinya bukan menambah make up terus, melainkan membuat base lebih tahan lama dan tahu cara merapikan dengan benar. Dengan begitu, kamu gak perlu terlalu sering memperbaiki tampilan. Kalau kamu termasuk tim yang sering touch up, coba beberapa tips ini. Yuk, simak!

1. Siapkan kulit dengan skincare yang tepat

Ilustrasi apply moisturizer (pexels.com/Antoni Shkraba Studio)

Make up akan lebih awet kalau kulit dalam kondisi seimbang. Gunakan moisturizer yang sesuai jenis kulit agar wajah tetap lembap tanpa terasa terlalu berminyak. Persiapan kulit yang tepat membantu make up menempel lebih baik sejak awal.

Kulit yang terhidrasi membantu complexion terlihat lebih halus, menyatu, dan gak mudah pecah di beberapa area. Base juga cenderung lebih nyaman dipakai sepanjang hari. Saat base sudah rapi dari awal, kebutuhan touch up biasanya jauh berkurang.

2. Gunakan base tipis tapi tahan lama

Ilustrasi apply base (magnific.com/ freepik)

Daripada memakai foundation tebal, lebih baik pilih base yang ringan lalu build up secukupnya. Produk yang terlalu banyak justru lebih cepat geser, pecah, dan menumpuk saat disentuh ulang di tengah hari. Lapisan tipis biasanya lebih mudah menyatu dengan kulit dan terlihat natural.

Pilih formula yang long lasting atau transferproof sesuai kebutuhan kulit dan aktivitasmu. Produk dengan daya tahan baik membantu make up tetap rapi lebih lama tanpa sering diperbaiki. Hasil tipis tapi tahan lama biasanya lebih nyaman dipakai seharian.

3. Selalu blot minyak sebelum touch up

Ilustrasi apply powder (magnific.com/ lifeforstock)

Kalau wajah mulai berminyak, jangan langsung menambah powder di atas minyak. Cara ini sering membuat make up terlihat cakey, menumpuk, dan teksturnya makin berat di kulit. Alih-alih segar, hasil akhirnya justru bisa tampak kusam.

Gunakan tisu atau blotting paper dulu untuk menyerap minyak berlebih secara perlahan. Setelah permukaan wajah lebih bersih, baru tambahkan powder tipis di area yang diperlukan. Dengan cara ini, hasil make up akan terlihat lebih halus dan fresh.

4. Bawa produk seperlunya saja

Ilustrasi taruh lip product (magnific.com/ freepik)

Terlalu banyak produk di tas kadang membuat kamu tergoda touch up terus. Padahal, gak semua hal perlu diperbaiki setiap saat, apalagi kalau make up masih terlihat rapi. Semakin sering menambah produk tanpa perlu, hasilnya justru bisa terasa berat di wajah.

Cukup bawa essentials seperti compact powder, lip product, dan blotting paper. Pilihan yang sederhana memudahkan kamu merapikan tampilan seperlunya tanpa ribet. Dengan pilihan yang simpel, touch up jadi lebih cepat dan gak berlebihan.

5. Fokus touch up di area penting

Ilustrasi touch up (freepik.com/ freepik)

Kamu gak harus mengulang make up satu wajah penuh. Cukup perhatikan area yang biasanya cepat berubah seperti T-zone, bawah mata, atau bibir. Dengan fokus pada titik utama, hasil tetap rapi tanpa menambah lapisan berlebih. Wajah pun terlihat segar tanpa effort yang terlalu banyak. Sering touch up bukan masalah, selama caranya tepat dan gak membuat make up menumpuk. Sedikit strategi bisa membuat tampilan tetap fresh tanpa perlu berkali-kali menambah produk.

Pada akhirnya, make up terbaik adalah yang nyaman dipakai dan bikin kamu percaya diri. Jadi, bukan seberapa sering touch up, tapi seberapa pintar kamu merapikannya. Pada akhirnya, tim yang kuat lahir dari rasa saling percaya, bukan rasa saling curiga. Dari situ, kerja sama akan tumbuh lebih alami dan hasil pun datang dengan lebih sehat.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team