Anandia Nurita di Kantor IDN Times Surabaya. 23 November 2019. IDN Times/Theo Kosakoy
Bagi Tata, cantik itu bukan sekadar perkara penampilan fisik. Saat ditanya tentang definisi cantik, Tata menjelaskan bahwa cantik adalah tentang kepercayaan diri.
"Muka gini-gini aja, aku kadang ngerasa cantik, kadang gak. Tapi, itu sebenarnya tentang kepercayaan diri ya. Jangan takut nyoba. Kalau kamu nyaman dengan gaya tertentu, lanjutkan! Kalau berubah pikiran, itu gak apa-apa. Jangan takut dibilang ikut-ikutan tren juga. Harus berani jujur! Kadang, masalah wanita ya gak berani buat ngomong gak nyaman. Padahal, itu hak kita terhadap perasaan kita," tambah Tata.
Ada satu kutipan dari Eleanor Roosevelt yang selalu diingat dan menjadi basis hidup Tata. Kutipan itu adalah no one can make you feel inferior without your consent.
"Gak ada sesuatu yang buat kamu inferior, selain diri kamu sendiri. Itu solusi yang pertama. Yang kedua, mungkin kalau kamu bingung dalam posisi menjadi anak yang baik atau jadi manusia yang baik (kadang kan kita punya konflik peran ya), pilihlah jadi versi terbaik kamu ketika menjadi manusia. Tapi, kalau misalnya ada keputusan yang bertentangan, ya minta maaf dan kamu harus mengakui itu. Jadi, semoga yang mendasari keputusan kita adalah kemanusiaan," ujar dia.
Itulah beberapa cerita inspiratif dari Tata, perempuan yang berprofesi sebagai produser sekaligus penulis. Semoga cerita yang dibagikannya, dapat menambah luas cara pandang kita terhadap women empowerment.