Menikah sering dianggap sebagai fase hidup yang membawa kestabilan emosional dan sosial. Namun, bagi banyak perempuan, pernikahan juga menjadi titik di mana perjalanan karier mulai dipenuhi dilema baru. Peran sebagai istri—dan kelak ibu—kerap datang dengan ekspektasi tertentu yang tidak selalu sejalan dengan ritme dunia kerja. Akibatnya, perempuan sering berada di posisi harus memilih, menimbang, dan menyesuaikan lebih banyak hal dibandingkan sebelumnya.
Berbeda dengan sebelum menikah, keputusan karier perempuan kini kerap dikaitkan dengan kondisi rumah tangga. Pertanyaan tentang waktu, komitmen, dan prioritas muncul lebih sering. Dilema ini bukan semata-mata persoalan ambisi, tetapi juga tekanan sosial dan struktural. Berikut enam dilema karier yang dialami perempuan setelah menikah, namun jarang dibahas secara aman serta jujur. Yuk, simak!
