Caren Delano, Fashion Stylist sekaligus Creative Director Faboo dalam Press Conference Grand Launching Faboo. 9 Oktober 2022. (IDN Times/M. Tarmizi Murdianto)
Faboo diciptakan untuk semua orang dari semua kalangan, terutama perempuan urban yang tegas, tangguh, dan mandiri tanpa kehilangan jati dirinya. Meski begitu, Caren membocorkan bila Faboo awalnya diciptakan untuk laki-laki saja dengan desain yang agak nyeleneh.
"Penting diketahui bila Faboo awalnya mau diciptakan untuk laki-laki saja yang agak nyeleneh," ungkapnya.
Namun, idealisme yang dimiliki Caren mulai gugur dan ia mencoba untuk merealisasikan koleksi yang sesuai dengan market, namun tetap bisa dipakai oleh semua gender, baik perempuan ataupun laki-laki. Ke depannya, Caren menegaskan bila sudah jadi tugasnya untuk memperkenalkan Faboo sebagai baju laki-laki yang juga bisa dipakai oleh perempuan.
"Saya gak bisa idealis. Pelan-pelan ke sananya, nanti saya mau banyakin koleksi untuk laki-laki. Tinggal tugas saya, bagaimana baju laki-laki ini bisa dan mau dipakai oleh perempuan juga," pungkasnya.
Melahirkan sebuah jenama fashion baru, apalagi dengan DNA unik seperti Faboo, memang gak mudah. Akan tetapi, dengan perjalanan karier di bidang fashion, jelas bisa membuat Caren lebih mengenal fashion itu sendiri. Semoga nantinya Faboo pun bisa diterima sebagai jenama fashion terbaik untuk masyarakat Indonesia.