Buku Halo Ibu (instagram.com/ashtradymach)
Kalimat singkat itulah yang menjadi mantra bagi setiap ibu-ibu. Berdirinya Halo Ibu di tahun 2016 berawal dari seorang abang kartu kredit yang kerap menyapa dengan “Halo Ibu, apa kabar?”. Di titik itu, Ashtra merasa bahwa dirinya sangat perlu untuk bertanya kabar pada diri sendiri.
Ashtra juga membuat buku berjudul “Halo Ibu, Apa Kabar” untuk membantu dan mendukung para ibu baru untuk merasa lebih baik. Ia paham bahwa menjadi perempuan dan ibu butuh effort yang luar biasa untuk bisa bertahan hari demi hari.
Akan ada banyak perubahan yang dialami perempuan. Di dalam bukunya pun, Ashtra menjelaskan ketika perempuan membuka rahimnya dan membuka tubuhnya, maka perempuan juga sedang bertransformasi. Melalui buku tersebut, Ashtra berharap banyak ibu akan merasa ‘it is ok not to be ok'.
Ada banyak kegiatan yang dilakukan Halo Ibu. Halo Ibu mengadakan meditasi tiap Senin, Festival Ibu, dan Lingkaran Ibu.
"Aku makin yakin untuk bikin Lingkaran Ibu ini scalaable. Bisa jadi rekomendasi bukan cuma untuk komunitas, tetapi juga ada di pemerintahan. Kalau bisa, ada di puskesmas,” katanya.
Astra percaya bahwa perempuan yang didukung juga akan merasa lebih baik. Halo Ibu menjadi tempat perempuan, ibu untuk fokus menolong dirinya sendiri dan orang-orang di sekitarnya.