Jakarta, IDN Times - Beberapa tahun terakhir, dunia kecantikan di Indonesia berkembang sangat pesat. Bukan hanya merek impor, merek-merek lokal juga mulai merebak di pasar tersebut. Dari semula hanya skincare dan kosmetik, lama-kelamaan menyebar ke pasar wewangian. Bukan cuma perempuan, laki-laki pun mendapat segmennya dalam industri yang bersifat personal grooming ini.
Namun, maraknya industri wewangian pun memunculkan pertanyaan. Dari mana asal bahannya diambil? Apakah diproduksi dengan cara yang baik? Apakah punya dampak buruk ke lingkungan? Rupanya, masyarakat memiliki kepedulian lebih dalam ketimbang sekedar memakai produk dengan kualitas bagus dengan harga terbaik.
Dalam acara Beauty Science Tech 2026 sesi “From Forest to Fragrance: Regenerating Biodiversity for People, Planet, and the Future” pada Kamis (22/1/2026) di City Hall Pondok Indah Mall 3, ParagonCorp mengajak industri agar turut membangun masa depan hutan dengan biodiversitas. Berikut kilasannya.
