Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
memakai deodoran
ilustrasi memakai deodoran (pexels.com/António Ribeiro)

Bagi banyak orang, deodoran merupakan produk perawatan tubuh yang wajib digunakan. Apalagi, saat musim panas, di mana tubuh mengeluarkan lebih banyak keringat sehingga mengoleskan deodoran pada area kulit tertentu bisa membantu mencegah sekaligus mengurangi bau badan.

Deodoran sendiri tersedia dalam berbagai jenis, mulai dari roll-on, stik, sampai spray. Namun, apa pun jenis deodoran yang kamu miliki, penting untuk mengetahui seberapa banyak kamu boleh menggunakannya dalam sehari.

Pada kesempatan ini, IDN Times akan mengulas lebih jauh mengenai seberapa banyak deodoran yang harus digunakan dalam sehari. Maka dari itu, cermati penjelasannya di bawah ini, yuk!

1. Seberapa banyak deodoran harus digunakan dalam sehari?

ilustrasi deodoran (pexels.com/nam mau)

Dikutip dari Real Simple, pada dasarnya tidak ada aturan pasti yang mengatur dosis standar pemakaian deodoran. Namun, para dokter kulit memberikan pedoman umum yang sama, yaitu cukup mengoleskan dua atau tiga kali deodoran berbentuk stik dan roll-on, dua atau tiga kali semprotan untuk deodoran berbentuk spray, dan seukuran kacang polong khusus deodoran berbentuk gel atau krim.

“Meskipun jumlah deodoran yang dibutuhkan setiap orang dapat berbeda. Akan tetapi, kebanyakan orang hanya membutuhkan beberapa kali oles atau beberapa detik semprot deodoran dalam satu hari. Hal ini bertujuan supaya manfaat produk tersebut dapat dirasakan efektif tanpa menimbulkan penumpukkan produk di permukaan kulit,” ujar Michele Green, MD, dokter kulit bersertifikat, dikutip dari Real Simple.

2. Waktu terbaik untuk menggunakan deodoran

ilustrasi perempuan memegang deodoran (pexels.com/cottonbro studio)

Lantas, kapan waktu terbaik menggunakan deodoran? Menurut Kristina Collins, MD, selaku dokter kulit bersertifikat, dikutip dari laman Real Simple, efektif atau tidaknya sebuah deodoran bukan terletak pada seberapa sering kamu memakainya, melainkan kapan kamu mengaplikasikannya.

“Banyak atau sedikitnya deodoran yang kamu gunakan mungkin tidak sepenting kapan waktu kamu memakainya. Sebab, waktu pengaplikasian yang tepat bisa memengaruhi efektivitas deodoran itu sendiri,” tutur Collins.

Collins menambahkan, waktu terbaik memakai deodoran adalah di pagi hari atau sebelum memulai aktivitas di luar rumah, yaitu sehabis mandi karena kulit sedang dalam keadaan segar, bersih, dan kering. Dengan begini, deodoran dapat menempel langsung pada permukaan kulit dan bekerja lebih maksimal.

Namun, dokter kulit bersertifikasi dan asisten profesor klinis dermatologi di Sekolah Kedokteran Mt. Sinai, Jeannette Graf, MD, mencatat, jika di tengah aktivitas padat kamu merasa keringat muncul lebih banyak dari biasanya, maka kamu bisa mengaplikasikan deodoran kembali setiap beberapa jam untuk mendapatkan manfaat yang lebih kuat.

3. Mengapa tidak boleh menggunakan deodoran secara berlebihan?

ilustrasi deodoran (pexels.com/Makrufin Muhammad)

Meskipun bermanfaat untuk menghilangkan bau badan, tapi pemakaian deodoran yang berlebihan bisa memicu dampak buruk bagi kesehatan kulit. Terlebih, jika kamu mempunyai tipe kulit sensitif. Dilansir dari Mind Body Green, Lisa Airan, MD, dokter kulit bersertifikat mengatakan bahwa baik deodoran tradisional maupun alami, sama-sama bisa menimbulkan iritasi.

“Walaupun deodoran alami lebih disukai karena tidak mengandung alkohol dan bahan kimia lainnya, tapi secara umum deodoran alami mengandalkan soda kue untuk menyerap kelembapan dan menetralkan bau. Hal ini juga berpotensi menyebabkan iritasi kulit pada beberapa orang. Jadi, pastikan untuk membatasi frekuensinya dan pilih deodoran yang diformulasikan aman untuk kulit sensitif,” imbuh Hadley King, MD, dokter kulit bersertifikat, dikutip dari Mind Body Green.

4. Cara tepat menggunakan deodoran agar efektif

ilustrasi deodoran (pexels.com/Valeriia Miler)

Supaya kandungan deodoran ampuh menyerap kelembapan, mencegah bau badan, tanpa membuat kulit kesulitan bernapas, kamu perlu mengaplikasikannya dengan cara yang benar. Dilansir Everyday Health, berikut langkah-langkah yang bisa kamu terapkan:

  • Gunakan deodoran di pagi hari setelah mandi: Sebab, kulit ketiak yang bersih bisa membantu proses penyerapan produk dengan lebih baik.

  • Aplikasikan deodoran secukupnya: Seperti yang sudah dijelaskan, para dokter kulit sepakat bahwa penggunaan deodoran cukup dua sampai tiga kali oles untuk deodoran stik atau roll-on dan dua sampai tiga detik untuk deodoran semprot.

  • Beri jeda untuk mengering: Usai memakainya, kamu bisa menunggu kulit sampai benar-benar kering, baru setelah itu kamu boleh mengenakan pakaianmu.

Berdasarkan penjelasan di atas, dapat disimpulkan bahwa tidak ada aturan khusus mengenai seberapa banyak kamu harus memakai deodoran dalam sehari karena kebutuhan tiap orang bisa berbeda-beda. Namun idealnya, deodoran digunakan dua sampai tiga olesan sehari. Jika masih ragu, kamu dapat berkonsultasi langsung dengan dokter kulit. Langkah ini akan membantumu memastikan dosis penggunaan deodoran yang tepat serta bahan-bahan apa saja yang harus kamu cari. Semoga membantu.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team