Jakarta, IDN Times - Selama Ramadan, kamu mungkin merasa kulit jadi lebih kering, kusam, dan muncul jerawat. Ternyata, asupan cairan dan perubahan pola tidur memberi pengaruh terhadap hidrasi kulit, terutama di siang hari selama berpuasa. Dr. dr. Fitria Agustina, Sp.DVE selaku dermatolog, menerangkan bahwa saat Ramadan kulit kita dapat mengalami kondisi yang disebut multi-layer hydration loss. Hal ini disampaikan di acara media launch kampanye "Neutrogena Hydro Boost Your Glow: 10 out of 10", Kamis (5/3/25) lalu di One Satrio, Jakarta Selatan.
Multi-layer hydration loss diterangkan Fitria sebagai gangguan yang membuat kulit kering karena beberapa penyebab sekaligus. Pasalnya, saat bulan puasa terjadi banyak perubahan, seperti asupan cairan, mengonsumsi makanan tinggi gula dan garam saat berbuka puasa, serta siklus tidur yang berubah. Lalu, bagaimana hal itu mempengaruhi kondisi kulit dan solusi untuk menanganinya?
