instagram.com/susantidewi
Setelah bergabung dengan IDN Media, Santi mengaku senang dengan kultur yang dibangun para founder, yaitu Winston Utomo dan William Utomo. Menurutnya, kultur itu bukan hanya sebuah jargon, tapi juga dijalankan, baik itu dari pemimpin maupun Timmy (sebutan untuk karyawan IDN Media_red). Ia terbayang akan merealisasikan mimpinya bersama IDN Pictures.
Berbicara mengenai film baru yang akan mulai digarap, Balada Si Roy, perempuan dengan bob hairstyle ini sedikit menceritakan alasan pemilihan cerita dari novel legendaris Gola Gong yang sudah berusia 30 tahun itu.
"Buku ini sudah 30 tahun sejak pertama kali dipublikasikan dan belum pernah difilmkan. Kesempatan untuk jadi film itu ada di IDN Pictures. Bisa dibayangkan semua pembacanya dari 30 tahun lalu sampai sekarang, mereka sudah membayangkan dan menanti bagaimana filmnya. Jadi, ini privilege banget buat kita IDN Pictures. Makanya, kita lebih padat mempersiapkannya karena ini akan menjadi starter film project IDN Pictures di antara film lainnya," terangnya.
Menurunya, cerita dalam Balada Si Roy cukup penting untuk menginspirasi anak muda karena mereka butuh role model yang berkarakter. Meski ditulis 30 tahun yang lalu, namun cerita masih relevan pada generasi sekarang. Ia bersama Nugros mengangkat cerita ini menjadi film bukan hanya karena legendanya, namun juga isi dan pesannya yang penting buat anak muda.