Perbedaan prinsip hidup adalah sesuatu yang hampir pasti ditemui dalam keseharian. Setiap orang tumbuh dengan latar belakang, pengalaman, dan nilai yang membentuk cara pandangnya masing-masing. Karena itu, wajar jika satu prinsip terasa benar bagi seseorang, tetapi terasa kurang relevan bagi orang lain.
Sayangnya, perbedaan prinsip sering kali justru memicu jarak, konflik, bahkan penilaian sepihak. Padahal, bersikap terbuka terhadap perbedaan prinsip hidup bukan berarti kehilangan pendirian atau mengorbankan nilai pribadi. Sikap terbuka justru membantu seseorang memahami realitas sosial dengan lebih dewasa dan proporsional.
