Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
5 Cara Merawat Motor Usai Dibawa Mudik agar Performa Kembali Prima
ilustrasi merawat motor (vecteezy.com/kasarp Techawongtham)
  • Perjalanan mudik membuat komponen motor bekerja ekstra dan menurun performanya, sehingga perlu dilakukan perawatan menyeluruh agar kembali prima.
  • Lima langkah utama perawatan pasca-mudik meliputi mencuci motor, mengganti oli, memeriksa ban dan rem, membersihkan filter udara serta sistem penggerak.
  • Pengecekan sistem kelistrikan dan aki penting untuk memastikan lampu, sambungan kabel, serta voltase aki tetap berfungsi normal demi keamanan berkendara.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Perjalanan jarak jauh seperti mudik memberikan beban ekstra pada komponen sepeda motor akibat debu, panas, dan kondisi jalan yang bervariasi. Setelah menempuh ratusan kilometer, komponen krusial seperti oli, filter udara, dan sistem pengereman sering kali mengalami penurunan performa yang jika dibiarkan dapat menyebabkan kerusakan serius.

Segera lakukan perawatan pasca-mudik untuk mengembalikan performa motor agar tetap prima dan nyaman digunakan kembali. Berikut adalah 5 cara merawat motor setelah dibawa mudik, mulai dari mencuci menyeluruh, ganti oli, hingga pengecekan komponen krusial.

1. Cuci bersih seluruh bagian motor

ilustrasi mencuci motor (vecteezy.com/kasarp Techawongtham)

Langkah pertama yang paling mendasar adalah mencuci motor secara menyeluruh untuk merontokkan debu, pasir, dan kotoran yang masih menempel. Kotoran yang menempel terlalu lama, terutama di area mesin dan kolong motor dapat memicu karat serta mengganggu pelepasan panas mesin saat digunakan kembali.

Gunakan sabun khusus motor dan pastikan bersihkan area secara menyeluruh yang sulit dijangkau seperti sela-sela mesin dan cakram rem. Hindari menyemprot bagian kelistrikan atau lubang knalpot dengan air bertekanan tinggi secara langsung agar tidak terjadi korsleting.

2. Ganti oli mesin dan oli gardan

ilustrasi mengganti oli mesin (vecteezy.com/kasarp Techawongtham)

Selama mudik, oli mesin bekerja ekstra keras melumasi komponen di suhu yang tinggi dalam waktu lama, sehingga viskositasnya cenderung menurun. Mengganti oli segera setelah sampai di rumah akan membuang gram-gram besi hasil gesekan mesin dan memastikan pelumasan kembali optimal untuk penggunaan harian.

Bagi pengguna motor matic, jangan lupa untuk mengecek kondisi oli gardan atau oli transmisi. Meskipun durasi penggantiannya tidak sesering oli mesin, beban berat saat boncengan atau membawa barang bawaan mudik bisa membuat oli gardan bekerja lebih berat dan perlu diperbarui.

3. Cek kondisi ban dan pengereman

ilustrasi memeriksa ban motor (pexels.com/cottonbro studio)

Periksa ketebalan permukaan luar ban untuk memastikan tidak ada keausan atau benjolan akibat benturan selama perjalanan. Pastikan juga tekanan angin kembali ke standar pabrikan, karena tekanan yang tidak pas dapat membahayakan keselamatan dan membuat konsumsi bahan bakar lebih boros.

Sektor pengereman juga menjadi komponen yang paling sering terkuras kinerjanya akibat pengereman berulang di jalur macet atau turunan tajam. Jangan lupa cek ketebalan kampas rem depan dan belakang. Bila sudah tipis atau terdengar bunyi berdecit, segera ganti dengan yang baru untuk menghindari kerusakan pada piringan cakram.

4. Bersihkan filter udara dan area penggerak

ilustrasi membersihkan filter udara mesin motor (vecteezy.com/kasarp Techawongtham)

Filter udara seringkali tertutup debu tebal setelah perjalanan jauh yang jika dibiarkan akan membuat tarikan motor terasa berat dan bensin lebih boros. Bersihkan filter jika masih layak atau ganti dengan yang baru jika kondisi kertas filter sudah sangat hitam dan tersumbat kotoran.

Perhatikan juga sistem penggerak motor, baik itu rantai maupun komponen CVT pada motor matik. Untuk motor bebek atau sport bersihkan rantai dari pasir dan beri pelumas khusus, sementara untuk motor matic disarankan melakukan servis CVT guna membersihkan debu halus yang bisa menyebabkan selip atau getaran.

5. Periksa sistem kelistrikan dan aki

ilustrasi mengganti aki motor (vecteezy.com/kasarp Techawongtham)

Sistem penerangan seperti lampu utama, sein, dan lampu rem harus dipastikan berfungsi normal demi keamanan berkendara di perkotaan. Perjalanan jauh terkadang memberikan getaran hebat yang berisiko membuat sambungan kabel longgar atau bohlam lampu putus tanpa disadari.

Terakhir, cek tegangan aki motor terutama jika motor sempat sulit dinyalakan setelah berhenti lama di rest area. Jika menggunakan aki basah, pastikan air aki berada di level yang seharusnya. Namun, jika menggunakan aki kering, pastikan indikator voltase masih dalam kondisi sehat agar tidak mogok secara mendadak.

Melakukan perawatan motor setelah perjalanan mudik sangat penting untuk dilakukan. Hal ini agar kondisinya ke dalam prima, sehingga motor pun bisa digunakan kembali dengan rasa aman dan nyaman tanpa khawatir kendala teknis di jalan.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team