Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Deus Kumpul-Kumpul Ride: Perjalanan Komunitas yang Terus Bergerak
Suasana Deus Kumpul-Kumpul Ride Jakarta (Dok. Deus Ex Machina)
  • Deus Kumpul-Kumpul Ride singgah di Jakarta sebagai bagian dari perjalanan komunitas motor yang digerakkan Deus Ex Machina Indonesia dengan dukungan XL Axiata.
  • Acara diisi konvoi dari Taman Menteng ke Kopikina Kemang, menampilkan motor kustom, live pinstriping, sesi sketch terbuka, serta penampilan musik dari berbagai artis.
  • Setelah Jakarta, perjalanan akan berlanjut ke Bandung dan Yogyakarta sebelum kembali ke Deus Ex Machina Temple of Enthusiasm sebagai titik akhir rangkaian.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Dari Bali menuju berbagai kota di Indonesia, Deus Kumpul-Kumpul Ride terus melaju. Jakarta menjadi pemberhentian pertama dalam fase perjalanan berikutnya, dipimpin oleh Deus Ex Machina Indonesia dengan dukungan XL Axiata sebagai partner utama.

"Sebagai program yang terus bergerak, Deus Kumpul-Kumpul Ride tidak berjalan dengan garis mulai atau akhir yang kaku. Ia bergerak, berkumpul, lalu membentuk ulang dirinya, menyerap karakter lokal dari setiap kota yang disinggahi. Kali ini, Jakarta menjadi tuan rumah, meski hanya untuk sementara," ujar Jojo selaku Marketing Manager Deus Ex Machina Indonesia dalam keterangan resminya.

1. Dari Taman Menteng, melintasi kota, hingga ke Kopikina

Suasana Deus Kumpul-Kumpul Ride Jakarta (Dok. Deus Ex Machina)

Pada 2 Mei 2026 lalu, perjalanan Deus Kumpul-Kumpul Ride Jakarta dimulai dari Taman Menteng, membentang melintasi kota dalam formasi yang terasa lebih alami daripada terstruktur. Rombongan kemudian tiba di Kopikina Kemang, tempat mesin berhenti, namun aktivitas tetap berjalan.

Sunset Drive Club sudah lebih dulu hadir, membawa deretan mobil roda empat terbaik mereka ke ruang yang sama. Format berbeda, semangat tetap serupa. Di seluruh area, motor-motor kustom dari Frontwheel Motorcycle, Lembinc, Batakastem Workshop, Solace Motor, Swadaya Motorcycle, Rssq, Evocycle Work, dan Katros Garage menampilkan beragam pendekatan terhadap mesin dan bentuk, fungsional, matang, dan sesekali tampil sedikit nyeleneh.

2. Berbagai aktivitas seru

Suasana Deus Kumpul-Kumpul Ride Jakarta (Dok. Deus Ex Machina)

Sentuhan visual hadir lewat Nova13 yang mengerjakan live pinstriping sepanjang sore, sementara Never Too Lavish membuka sesi sketch terbuka, menangkap pergerakan yang terjadi secara langsung.

Musik selalu menjadi bagian penting dari setiap yang kami lakukan. Dimulai sejak sore hari dan berlanjut hingga malam, Muklay, Philipponk, dan Diskopantera bergantian mengisi deck, sebelum ditutup dengan penampilan live dari Merrman sebagai penutup rangkaian acara.

3. Perjalanan terus berlanjut ke Bandung dan Yogyakarta

Suasana Deus Kumpul-Kumpul Ride Jakarta (Dok. Deus Ex Machina)

Jakarta hanyalah satu titik dari perjalanan yang lebih panjang. Perjalanan ini akan terus berlanjut ke Bandung dan Yogyakarta, sebelum akhirnya kembali ke titik awal untuk pemberhentian terakhir di Deus Ex Machina Temple of Enthusiasm.

"Deus Kumpul-Kumpul Ride bukan tentang titik awal atau garis akhir. Ini tentang bagaimana setiap kota menjadi ruang bertemu, tempat komunitas, kreativitas, dan ide-ide saling terhubung sebelum perjalanan kembali berlanjut," kata Jojo.

Editorial Team