Ramadan adalah bulan penuh berkah yang selalu dinantikan umat Muslim. Bulan ini bukan hanya jadi simbol berpuasa, namun juga identik dengan kebersamaan. Menjalani Ramadan bersama keluarga adalah anugerah yang tidak bisa dirasakan oleh semua orang.
Bagi pria yang merantau, Ramadan di perantauan tentunya terasa berbeda. Tinggal jauh dari rumah menimbulkan perasaan emosional saat Ramadan tiba. Kamu harus menjalani sahur dan berbuka sendirian tanpa kehadiran orang-orang tersayang. Selain itu, tradisi atau kebiasaan Ramadan di rumah juga sering menghadirkan rasa rindu.
Gak hanya homesick, berikut ini lima hal yang sering dirasakan pria perantau saat Ramadan.
