Deru gitar meraung sejak siang, disusul dentuman drum dan pusaran mosh pit yang tak pernah putus. Hammersonic Festival 2026 hari pertama di NICE, PIK 2, Tangerang, Sabtu (2/5/2026), menjadi penegasan skena musik keras Indonesia tetap solid, bahkan ketika festival ini sempat diterpa badai perubahan line up.
Sempat diwarnai pembatalan sejumlah musisi internasional dan penyesuaian konsep, Hammersonic 2026 tetap dipadati ribuan penonton. Loyalitas Hammerhead, sebutan penggemarnya, terlihat tak tergoyahkan.
Sejak awal acara, kawasan venue sudah dipenuhi lautan kaus hitam dari berbagai daerah. Mereka datang bukan hanya untuk menyaksikan line up Hammersonic 2026, tetapi merayakan identitas dan kebersamaan dalam satu frekuensi yang sama: musik keras.
Sebagai festival musik rock dan metal terbesar di Asia Tenggara sejak 2012, Hammersonic kembali menunjukkan skalanya. Tahun ini, produksi tampil ambisius dengan tiga panggung besar serta bentangan LED mencapai sekitar 1.000 meter yang mendominasi area utama.
