Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
ilustrasi pria bertemu mertua
ilustrasi pria bertemu mertua (pexels.com/monkeybusinessimages)

Intinya sih...

  • Kalimat santai seperti "Nanti juga ada jalannya, Om/Tante" bisa memberi kesan tidak punya perencanaan dan kurang matang.

  • Kalimat romantis seperti "Saya sih ikut aja maunya dia" bisa memberi kesan tidak punya pendirian dan tanggung jawab sendiri.

  • Merendahkan diri dengan kalimat "Kerjaannya biasa aja kok" bisa memberi kesan kurang percaya diri dan rendah hati.

Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Ngobrol sama calon mertua itu bukan sekadar basa-basi. Itu momen penilaian diam-diam yang sering menentukan kesan pertama jangka panjang. Cara kamu berbicara bisa menunjukkan kedewasaan, tanggung jawab, dan keseriusanmu.

Kadang bukan niatnya salah, tapi pilihan kalimat yang kurang tepat bisa bikin suasana jadi canggung. Supaya gak salah langkah, ini lima kalimat yang sebaiknya kamu hindari saat ngobrol dengan calon mertua.

1. “Nanti juga ada jalannya, Om/Tante”

ilustrasi pria bertemu mertua (pexels.com/RDNE Stock project)

Kalimat ini terdengar santai, tapi bisa memberi kesan tidak punya perencanaan. Orang tua umumnya ingin melihat keseriusan dan arah yang jelas. Jawaban terlalu normatif bisa dianggap kurang matang.

Lebih baik jelaskan rencana konkret, meskipun masih dalam proses. Tunjukkan bahwa kamu punya target dan sedang berusaha mencapainya. Itu jauh lebih meyakinkan daripada sekadar optimisme tanpa detail.

2. “Saya sih ikut aja maunya dia”

ilustrasi pria bertemu mertua (pexels.com/JackF)

Terdengar romantis, tapi bisa jadi bumerang. Kalimat ini bisa memberi kesan kamu tidak punya pendirian. Calon mertua ingin melihat bahwa kamu bisa memimpin dan mengambil keputusan, bukan hanya mengikuti.

Keseimbangan itu penting. Tunjukkan bahwa kamu menghargai pasangan, tapi tetap punya prinsip dan tanggung jawab sendiri. Itu mencerminkan kedewasaan yang lebih kuat.

3. “Kerjaannya biasa aja kok”

ilustrasi pria bertemu mertua (pexels.com/Nicole Michalou)

Merendahkan diri memang terlihat rendah hati, tapi terlalu meremehkan pekerjaan sendiri bisa memberi kesan kurang percaya diri. Orang tua biasanya ingin tahu bahwa kamu bangga dan serius dengan profesimu.

Cukup jelaskan pekerjaanmu dengan jujur dan positif. Tidak perlu berlebihan, tapi juga jangan mengecilkan pencapaian sendiri. Sikap profesional dan percaya diri lebih menenangkan hati calon mertua.

4. “Sekarang belum kepikiran soal nikah”

ilustrasi berkumpul bersama keluarga (pexels.com/Alexy Almond)

Kalimat ini jelas sensitif jika hubungan sudah serius. Meski mungkin maksudnya ingin fokus karier dulu, pernyataan seperti ini bisa terdengar tidak siap berkomitmen. Apalagi jika diucapkan tanpa konteks yang jelas.

Jika memang belum dalam waktu dekat, sampaikan dengan bahasa yang lebih bijak. Tekankan bahwa kamu serius, hanya sedang mempersiapkan diri agar semuanya matang. Itu menunjukkan tanggung jawab, bukan penolakan.

5. “Santai aja, masih muda”

ilustrasi keluarga (pexels.com/Tima Miroshnichenko)

Kalimat ini sering diucapkan untuk mencairkan suasana. Tapi dalam konteks masa depan anak mereka, ini bisa terdengar terlalu meremehkan. Orang tua cenderung memikirkan stabilitas jangka panjang, bukan sekadar santai.

Lebih baik tetap santai tapi tetap menunjukkan keseriusan. Sikap tenang boleh, tapi tetap disertai rencana dan komitmen yang jelas. Kombinasi ini jauh lebih meyakinkan.

Ngobrol dengan calon mertua bukan soal jadi orang lain, tapi soal memilih kata yang tepat. Hindari kalimat yang terkesan tidak punya arah, tidak percaya diri, atau tidak siap berkomitmen.

Karena pada akhirnya, yang mereka cari bukan kesempurnaan, tapi tanda bahwa anaknya akan bersama pria yang dewasa dan bertanggung jawab.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team