Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
5 Kebiasaan Pagi Cowok Produktif di Bulan Ramadan, Gak Ada Kata Malas!
ilustrasi pria gym (pexels.com/Victor Freitas)

  • Tidak langsung tidur lagi setelah Subuh

  • Cowok produktif memilih tetap terjaga minimal 30–60 menit setelah Subuh untuk refleksi atau menyusun rencana hari.

  • Minum air cukup sebelum aktivitas dimulai

  • Biasakan minum beberapa gelas air setelah sahur dan sebelum imsak untuk menjaga konsentrasi hingga siang hari.

  • Olahraga ringan atau stretching

  • Cukup stretching, push-up ringan, atau jalan santai 10–15 menit di pagi hari untuk meningkatkan mood dan fokus.

Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Ramadan sering dijadikan alasan buat lebih santai di pagi hari. Bangun sahur terasa berat, habis Subuh ingin langsung tidur lagi, lalu bangun mepet jam kerja. Pola ini bikin hari terasa lambat dan kurang maksimal.

Padahal, justru pagi hari adalah waktu paling powerful saat puasa. Energi masih relatif stabil, pikiran masih fresh, dan distraksi belum banyak. Cowok produktif tahu caranya memanfaatkan momen ini tanpa drama malas.

1. Tidak langsung tidur lagi setelah subuh

ilustrasi pria tidur (pexels.com/Andrii Lysenko)

Banyak orang menganggap tidur lagi setelah sahur itu wajar. Memang terasa nyaman, tapi sering bikin tubuh lebih lemas saat bangun kedua kalinya. Ritme tidur yang terpotong membuat otak terasa lebih berat.

Cowok produktif biasanya memilih tetap terjaga minimal 30–60 menit setelah Subuh. Waktu ini bisa dipakai untuk refleksi, membaca, atau sekadar menyusun rencana hari. Hasilnya, pagi terasa lebih terarah dan tidak terburu-buru.

2. Minum air cukup sebelum aktivitas dimulai

ilustrasi pria membawa botol minum (pexels.com/MART PRODUCTION)

Hidrasi menentukan fokus sepanjang hari. Setelah sahur, tubuh akan berjam-jam tanpa asupan cairan. Jika kurang minum, rasa lemas dan sakit kepala bisa datang lebih cepat.

Biasakan minum beberapa gelas air setelah makan sahur dan sebelum imsak. Ini membantu menjaga konsentrasi hingga siang hari. Pagi yang terhidrasi dengan baik membuat performa kerja lebih stabil.

3. Olahraga ringan atau stretching

ilustrasi pria gym (pexels.com/William Choquette)

Olahraga saat puasa bukan berarti harus berat. Cukup stretching, push-up ringan, atau jalan santai 10–15 menit. Aktivitas ini membantu melancarkan peredaran darah dan membuat tubuh lebih segar.

Gerakan ringan di pagi hari juga meningkatkan mood dan fokus. Daripada rebahan scrolling tanpa arah, lebih baik aktif sebentar. Energi yang keluar sedikit justru bikin badan terasa lebih hidup.

4. Susun tiga target harian yang realistis

ilustrasi susun skala prioritas (pexels.com/pexels)

Puasa bukan alasan menurunkan standar produktivitas, tapi perlu strategi. Daripada membuat to-do list panjang yang bikin stres, pilih tiga target utama saja. Fokus pada prioritas paling penting.

Dengan target jelas, energi tidak terbuang ke hal remeh. Pagi adalah waktu terbaik untuk menyusun strategi sebelum aktivitas padat dimulai. Cowok produktif bekerja dengan arah, bukan asal sibuk.

5. Hindari scroll media sosial berlebihan

ilustrasi scroll media sosial (pexels.com/cottonbro)

Godaan terbesar pagi hari adalah membuka ponsel terlalu lama. Tanpa sadar, 20–30 menit habis hanya untuk melihat timeline. Ini membuat otak langsung dipenuhi distraksi sejak awal hari.

Batasi waktu scrolling dan gunakan ponsel untuk hal yang benar-benar penting. Pagi yang bersih dari distraksi bikin pikiran lebih fokus. Momentum produktif lebih mudah terbentuk sejak jam pertama.

Produktif di bulan Ramadan bukan soal kerja lebih keras, tapi lebih cerdas. Pagi hari adalah kunci yang sering diremehkan. Kalau awalnya sudah terarah, sisa hari akan mengikuti ritmenya.

Tidak ada kata malas kalau sistemnya benar. Bangun dengan niat, atur strategi, dan jaga energi. Ramadan bisa jadi bulan paling produktif, asal kamu berhenti cari alasan dan mulai ubah kebiasaan.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team