Kalau mendengar kata headlamp, banyak orang langsung membayangkan pendaki gunung atau orang yang sedang berkemah di tengah hutan. Padahal, alat penerangan yang satu ini sebenarnya punya fungsi yang jauh lebih luas. Bahkan, dalam banyak situasi, headlamp justru terasa lebih praktis dibandingkan senter biasa.
Meski sama-sama menghasilkan cahaya, cara penggunaan headlamp dan senter sangat berbeda. Senter harus selalu dipegang, sedangkan headlamp dipasang di kepala menggunakan tali elastis sehingga cahaya akan mengikuti arah pandangan kita. Perbedaan sederhana ini ternyata memberikan banyak keuntungan, terutama saat kedua tangan harus tetap bebas bergerak. Jadi, kenapa headlamp sering dianggap lebih praktis daripada senter? Berikut alasannya.
