Piala Dunia 2026 merupakan ajang sepak bola terbesar di dunia sehingga ini pantas menjadi perhatian banyak orang. Hal tersebut secara tak langsung berpengaruh terhadap sosial masyarakat. Tak heran, apabila pada momen ini banyak orang bisa tiba-tiba suka sepak bola.
Dilansir The Conversation, salah satu alasan kuat orang mendadak suka bola saat Piala Dunia karena perubahan identitas sosial. Dalam hal ini, idenitas sosial seseorang bisa dinilai atau ditentukan dari lingkungan, nasionalitas, organisasi, atau orang sekitar.
Biasanya, orang di sekitar akan lebih ramah jika kita mengikuti apa yang mereka suka. Dalam konteks ini, orang bisa lebih ramah jika kita suka dengan sepak bola dalam rangka Piala Dunia 2026.
Nah, perubahan sifat atau keramahan tersebut bisa bikin orang mendadak suka dengan sepak bola. Orang yang tiba-tiba suka sepak bola juga bisa dianggap sebagai bagian dari suatu kelompok sosial. Teman akan bertambah, lingkungan makin luas, dan pengakuan sosial bisa lebih mudah didapat. Seseorang juga bisa dianggap lebih nasionalis dengan mendukung tim nasional negaranya ketika Piala Dunia berlangsung.
Selain identitas sosial, Fear of Missing Out (FOMO) juga menjadi faktor yang bikin orang tiba-tiba suka sepak bola. Banyak orang akan merasa cemas jika tidak mengikuti tren sepak bola dan Piala Dunia yang sedang menjadi pembicaraan.
Hal tersebut mendorong banyak orang untuk mengikuti perkembangan sepak bola, mengidolakan pemain, hingga mulai mengulik berbagai hal tentang olahraga tersebut. Dengan mengikuti sepak bola dan Piala Dunia 2026, mereka bisa diakui oleh banyak orang, dianggap keren, dan bisa mengikuti euforia yang ada.