Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
ilustrasi fokus kerja (pexels.com/Yan Krukau)
ilustrasi fokus kerja (pexels.com/Yan Krukau)

Intinya sih...

  • ISTJ dikenal sebagai tipe yang memegang kuat struktur dan logika. Mereka cenderung tetap tenang karena fokus pada fakta dan prosedur.

  • INTJ punya kemampuan melihat gambaran besar saat menghadapi masalah kompleks. Fokus jangka panjang membantu mereka memandang tekanan sebagai bagian dari proses, bukan ancaman personal.

  • ESTJ terbiasa memimpin dan mengambil keputusan di situasi penuh tekanan. Mereka cenderung menghadapi masalah secara langsung, bukan memendam emosi terlalu lama.

Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Dunia kerja yang semakin kompleks menuntut lebih dari sekadar kemampuan teknis. Tekanan target, konflik antartim, perubahan ritme kerja, sampai ekspektasi sosial sering kali menguji ketahanan emosional seseorang. Di situasi seperti ini, daya tahan emosional jadi modal penting agar tetap waras, fokus, dan gak mudah tumbang oleh stres harian.

Menariknya, beberapa tipe MBTI cenderung lebih stabil secara emosional saat menghadapi dinamika kerja yang rumit. Mereka bukan berarti kebal stres, tapi punya cara khas untuk mengelola tekanan dan emosi dengan lebih dewasa. Mengenali pola ini bisa membantu memahami diri sendiri maupun orang sekitar di lingkungan profesional. Yuk, bahas satu per satu MBTI cowok yang dikenal punya daya tahan emosional kuat di dunia kerja yang penuh tantangan!

1. ISTJ

ilustrasi pria presentasi (pexels.com/fauxels)

ISTJ dikenal sebagai tipe yang memegang kuat struktur dan logika. Di tengah dunia kerja yang penuh tuntutan, mereka cenderung tetap tenang karena fokus pada fakta dan prosedur. Emosi jarang mengambil alih keputusan, karena prioritas utama ada pada tanggung jawab dan hasil nyata.

Saat tekanan meningkat, ISTJ memilih mengandalkan rutinitas dan sistem kerja yang rapi. Pendekatan ini membantu mereka menghindari overthinking berlebihan yang sering memicu kelelahan emosional. Konsistensi sikap membuat mereka terlihat dingin, padahal sebenarnya sedang menjaga kestabilan diri.

2. INTJ

ilustrasi pria berpikir (unsplash.com/Andrés Morillo)

INTJ punya kemampuan melihat gambaran besar saat menghadapi masalah kompleks. Di lingkungan kerja penuh intrik dan tuntutan strategis, mereka gak mudah goyah secara emosional. Fokus jangka panjang membantu mereka memandang tekanan sebagai bagian dari proses, bukan ancaman personal.

Ketika konflik muncul, INTJ cenderung menarik jarak sejenak untuk berpikir jernih. Cara ini membantu mereka mengelola emosi tanpa harus meledak atau terjebak drama kantor. Ketahanan emosional INTJ sering lahir dari keyakinan pada visi dan rencana yang telah disusun matang.

3. ESTJ

ilustrasi fokus kerja (unsplash.com/Alvaro Reyes)

ESTJ terbiasa memimpin dan mengambil keputusan di situasi penuh tekanan. Dunia kerja yang cepat berubah justru jadi medan latihan bagi ketahanan emosional mereka. Selama aturan jelas dan tujuan terdefinisi, ESTJ bisa tetap stabil meski situasi kacau.

Mereka cenderung menghadapi masalah secara langsung, bukan memendam emosi terlalu lama. Pendekatan ini membuat beban psikologis gak menumpuk dan berubah menjadi burnout. Kekuatan emosional ESTJ juga muncul dari kemampuannya mengatur orang dan situasi dengan tegas.

4. INFJ

ilustrasi pria merenung (pexels.com/Иван Лемехов)

INFJ sering terlihat lembut, tapi daya tahan emosionalnya gak bisa diremehkan. Mereka punya kemampuan memahami emosi diri sendiri dan orang lain secara mendalam. Di dunia kerja yang kompleks, kepekaan ini membantu INFJ menghindari konflik emosional yang gak perlu.

Saat tekanan datang, INFJ cenderung melakukan refleksi batin. Proses ini membantu mereka memaknai stres sebagai bagian dari pertumbuhan, bukan kegagalan. Ketahanan emosional INFJ sering muncul dari kedalaman nilai dan tujuan personal yang kuat.

5. ISFJ

ilustrasi fokus kerja (pexels.com/cottonbro studio)

ISFJ dikenal dengan kesabaran dan dedikasi tinggi dalam bekerja. Di lingkungan kerja penuh tuntutan emosional, mereka tetap bertahan karena fokus pada kontribusi nyata. Kepuasan batin sering datang dari rasa berguna dan kepercayaan yang diberikan orang lain.

Mereka mungkin jarang mengekspresikan tekanan secara terbuka, tapi punya mekanisme internal yang solid. Dengan menjaga harmoni dan ritme kerja stabil, ISFJ mampu bertahan di situasi kompleks tanpa kehilangan keseimbangan emosional. Ketangguhan ini sering luput dari perhatian karena tampilannya yang tenang.

Ketahanan emosional di dunia kerja bukan soal siapa yang paling kuat menahan stres, tapi siapa yang paling cerdas mengelola emosi. Lima tipe MBTI di atas menunjukkan bahwa setiap orang punya caranya sendiri untuk bertahan di situasi kompleks. Mengenali pola ini bisa membantu memahami kekuatan emosional diri sendiri maupun rekan kerja. Pada akhirnya, kerja yang sehat lahir dari emosi yang terkelola dengan baik.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team