ilustrasi pria dan wanita bercanda (pexels.com/Yan Krukau)
Banyak yang mengira setia berarti mengekang kebebasan pribadi. Faktanya, kesetiaan tidak identik dengan kehilangan identitas. Pria tetap bisa mengeksplorasi minat, karier, dan pergaulan secara sehat.
Batasannya ada pada komitmen, bukan kreativitas hidup. Pria setia yang matang tahu mana eksplorasi dan mana pelarian. Ini perbedaan krusial yang sering disalahpahami.
Pria setia bukan ngebosenin, tapi sering disalahartikan. Yang membosankan adalah hubungan tanpa usaha dan pertumbuhan. Kesetiaan justru memberi fondasi kuat untuk dinamika yang lebih bermakna.
Jika kamu melihat kesetiaan sebagai keterbatasan, masalahnya ada pada perspektif. Dalam jangka panjang, pria setia yang terus berkembang justru menjadi partner paling menarik. Bukan karena dramanya, tapi karena kualitas dirinya.