Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Pergelaran Ulang Drama Musikal MAR Raih Sambutan Hangat, Spektakuler!
Suasana Pergelaran Drama Musikal MAR (Dok. ArtSwara)
  • Drama musikal MAR kembali digelar di Teater Ciputra Artpreneur Jakarta dengan sambutan hangat dari penonton dan veteran perang, menampilkan akting memukau Gabriel Harvianto serta Galabby.
  • Produksi tahun ini hadir lebih megah dengan tata panggung baru, pencahayaan dramatis, serta tambahan pemain seperti Tanta Ginting dan Teza Sumendra di bawah arahan sutradara Maera.
  • Pertunjukan mendapat apresiasi tinggi dari Legiun Veteran RI dan publik karena berhasil menggambarkan semangat perjuangan 1945 melalui musik orkestra, akting kuat, serta visual yang autentik.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Puluhan aktor dan aktris dari pemeran drama musikal MAR tampil spektakuler di malam pergelaran perdana (gladi resik) dan berhasil meraih sambutan begitu hangat dari ratusan penonton yang memadati teater Ciputra Artpreneur Jakarta pada Kamis (14/5/2026) malam.

Pergelaran perdana semakin meriah dan mengundang semacam suasana keharuan dari kehadiran puluhan veteran perang dari Legiun Veteran Republik Indonesia yang begitu antusias di sepanjang pertunjukkan menyaksikan akting prima Gabriel Harvianto dan Galabby pemeran tokoh MAR dan Aryati beserta tokoh-tokoh lainnya. Tidak jarang babak demi babak ditutup dengan tepukan tangan panjang sebagai bentuk apresiasi dari penonton. 

Usai mengusung sukses besar di tahun 2025 yang berhasil meraih penghargaan Album Musikal Terbaik AMI Awards, MAR kini hadir kembali dengan energi baru, tata panggung yang lebih megah, dan atmosfer yang lebih mendalam. Pergelaran drama musikal MAR ini akan digelar secara umum dari tanggal 15-17 Mei 2026 di Teater Ciputra Artpreneur, Kuningan Jakarta.

1. Lebih megah dan beda dari tahun lalu

Suasana Pergelaran Drama Musikal MAR (Dok. ArtSwara)

Seakan menyulap panggung Ciputra Artpreneur menjadi Bandung tahun 1946, tata cahaya dramatis, proyeksi visual peristiwa Bandung Lautan Api, serta dekorasi autentik menghadirkan suasana kota yang bergolak namun tetap sarat elemen romantisme seiring penonton dituntun masuk meniti memori Nin di tengah gemuruh perjuangan yang melebur dengan gelora cinta Mar dan Aryati. Perpaduan syahdu nan merdu antara ketegangan sejarah dengan kehangatan aransemen jazz big band bergaya Glen Miller, orkestra langsung, dan tata panggung dinamis nan megah.

Masih di bawah arahan Sutradara Maera dan Co‑Sutradara Rusmedie Agus, dengan naskah gubahan Titien Wattimena, MAR tahun ini juga menghadirkan wajah baru, di antaranya Tanta Ginting, Teza Sumendra, Devina Karyasasmita, Putri Indam Kamila, dan Renno Krisna selain para pemeran utama yang telah dikenal dan dicintai penonton selama ini

"Saya begitu bahagia dan terharu dengan respons hangat penonton malam ini, kami merasa kerja keras kami mampu meraih sambutan yang demikian positif. Pertunjukan kali ini jauh lebih megah dan beda dari tahun lalu. Tata panggung yang baru. Kalau dari segi adegan sih nggak banyak berubah, tapi khusus di bagian karakter Ambu, sengaja kita kasih banyak ruang improvisasi biar suasana makin cair dan segar," ujar Maera yang juga Produser Eksekutif dalam keterangan resminya.

2. Membawa interpretasi baru yang segar di atas panggung

Suasana Pergelaran Drama Musikal MAR (Dok. ArtSwara)

Pergelaran malam itu dinilai begitu spektakuler baik dari barisan pelakon-pelakon teater yang bermain begitu apik dan menyentuh, ditambah tata panggung dan pencahayaan yang begitu megah,  belum lagi balutan harmoni istimewa  nyaris sempurna dari Orkestra ArtSwara oleh Ava Victoria sukses menghadirkan musik teater yang begitu memesona.

Taufan Purbo dan Dania Najmi, yang masing-masing menjadi understudy untuk peran Mar dan Aryati, mengungkapkan bahwa tantangan terbesar kali ini adalah penguasaan fokus ganda. Selain harus mendalami karakter utama mereka sendiri (Kopral Parta dan Laksmi), keduanya wajib menguasai detail koreografi, dialog, serta penyesuaian baru dari produksi tahun lalu.

"Kami mencari motivasi terdalam dari setiap karakter agar bisa menghidupkannya dengan rasa yang tepat. Melalui kolaborasi bersama Gabriel Harvianto dan Galabby, kami siap membawa interpretasi baru yang segar di atas panggung tanpa mengurangi esensi cerita. Jangan lewatkan penampilan kami pada pertunjukan tanggal 17 Mei 2026 pukul 16:30 WIB," ujar mereka.

3. Apresiasi tinggi dari penonton

Suasana Pergelaran Drama Musikal MAR (Dok. ArtSwara)

Sementara itu, perwakilan dari DPP Legiun Veteran Republik Indonesia Marsda TNI (Purnawirawan), Wresniwiro, menyampaikan salam dan penghargaan tinggi kepada ArtSwara Production atas pergelaran Mar yang mengingatkan perjuangan mempertahankan Kemerdekaan Republik Indonesia yang digambarkan dengan istimewa menggelorakan semangat '45, cinta tanah air, rela berkorban, Veteran dari tahun 1946-1949 mempertahankan kemerdekaan.

Aktris yg pernah populer di era 80-an, peraih piala Citra, Lenny Marlina turut hadir malam itu bersama pasangan serasinya, Bambang W. Soeharto berkesempatan memberikan apresiasinya terhadsp pertunjukan MAR.

"Duh, luar biasa ya MAR bagus sekali, saya sangat menikmati menyaksikannya dari babak ke babak, hampir semua aspek jadi yang terbaik termasuk akting para pemeran, tata panggung, pencahayaan dan terutama musik serta yang begitu apik tata busana para pemerannya, saya berharap ArtSwara bisa bekerja sama dengan pemerintah untuk memberikan kesempatan agar MAR bisa disaksikan jauh lebih banyak penonton dari generasi muda agar bisa mengenal sejarah bangsanya, Selamat ya untuk MAR, bravo!," kata Lenny.

Editorial Team