Memasuki usia 30, banyak pria mulai mempertanyakan arah hidupnya mulai dari karier, kondisi finansial, hingga pencapaian pribadi yang dirasa belum sesuai harapan. Di satu sisi, usia ini sering dianggap sebagai fase di mana seseorang seharusnya sudah mapan dan stabil secara ekonomi. Namun di sisi lain, realitas kehidupan modern tidak selalu berjalan sesuai rencana yang dulu kamu bayangkan saat masih di usia 20-an.
Apalagi ketika kamu melihat teman sebaya sudah memiliki rumah, jabatan tinggi, atau gaya hidup yang tampak “sukses” di media sosial. Perbandingan tersebut sering kali memicu rasa tertinggal yang sulit dihindari. Kondisi “umur 30 tabungan tipis dan karir stuck” akhirnya terasa seperti tanda kegagalan, padahal belum tentu demikian. Supaya kamu gak terjebak dalam pikiran negatif, yuk pahami situasi ini dengan perspektif yang lebih rasional dan relevan!
