Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
5 Tanaman Hias Berdaun Kecil yang Cantik dan Mudah Dirawat
ilustrasi callisia repens (unsplash.com/Vinicius Feiten)
  • Tanaman hias berdaun kecil populer karena tampilannya yang minimalis, segar, dan cocok untuk mempercantik ruangan sempit tanpa membutuhkan banyak ruang.
  • Lima tanaman direkomendasikan: Peperomia hope, Pilea depressa, Peperomia prostrata, Ficus pumila, dan Callisia repens—semuanya mudah dirawat serta tahan dalam berbagai kondisi cahaya.
  • Selain memperindah ruangan, tanaman-tanaman ini memberikan nuansa alami yang menenangkan dan cocok bagi pemula atau mereka yang sibuk namun ingin suasana rumah tetap hidup.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Tanaman hias berdaun kecil selalu berhasil mencuri perhatian bagi para pecinta tanaman. Ukurannya yang mungil memberikan kesan minimalis, rapi, dan sangat cocok untuk menghias meja kerja maupun sudut ruangan yang terbatas. Selain memberikan kesegaran visual, tanaman jenis ini juga efektif memberikan nuansa alami yang menenangkan di dalam rumah tanpa menyita banyak tempat.

Merawat tanaman berdaun kecil ternyata tidak sesulit yang dibayangkan banyak orang. Sebab, sebagian besar dari tanaman ini memiliki daya tahan yang tinggi dan tidak memerlukan perhatian ekstra. Inilah beberapa rekomendasi tanaman hias berdaun kecil yang cantik dan sangat mudah dirawat, cocok bagi kamu yang sibuk atau baru memulai hobi berkebun.

1. Peperomia hope

ilustrasi peperomia hope (pexels.com/Skylar Kang)

Tanaman ini memiliki daun berbentuk bulat kecil, tebal, dan bertekstur sukulen yang tumbuh merambat secara perlahan. Keunikan bentuk daunnya yang menyerupai koin membuat tanaman ini tampak sangat menggemaskan saat diletakkan di pot gantung. Warnanya yang hijau segar mampu menghidupkan suasana ruangan yang kusam dalam sekejap.

Untuk urusan perawatan, peperomia hope termasuk tanaman yang sangat mandiri dan tidak manja. Kamu hanya perlu menyiramnya saat media tanamnya sudah benar-benar kering karena daun tebalnya menyimpan cadangan air. Tanaman ini juga toleran terhadap kondisi cahaya rendah, meskipun ia akan tumbuh lebih subur di tempat yang terang tidak langsung.

2. Pilea depressa

ilustrasi pilea depressa (commons.wikimedia.org/Krzysztof Ziarnek, Kenraiz)

Pilea depressa atau yang sering dikenal sebagai tanaman baby tears terkenal dengan hamparan daun hijaunya yang super kecil dan rimbun. Pertumbuhannya yang cepat dan menjuntai ke bawah membuat tanaman ini menjadi pilihan utama untuk dijadikan tanaman hias gantung. Tekstur daunnya yang lembut memberikan kesan visual yang asri dan sangat menyegarkan mata.

Tanaman cantik ini menyukai lingkungan dengan kelembapan tinggi dan tanah yang agak lembap tetapi tidak becek. Kamu cukup meletakkannya di dekat jendela yang terang dan menyemprotnya dengan air secara berkala agar daunnya tetap segar. Jika batangnya tumbuh terlalu panjang, tinggal memangkasnya dengan mudah untuk menjaga bentuknya tetap rapi.

3. Peperomia prostrata

ilustrasi peperomia prostrata (commons.wikimedia.org/Dysmorodrepanis)

Peperomia prostrata yang populer disebut string of turtles ini memiliki pola daun kecil yang sangat mirip dengan tempurung kura-kura. Kombinasi warna hijau tua dan garis-garis halus berwarna putih keperakan di permukaannya memberikan daya tarik estetika yang sangat tinggi. Karakter daunnya yang menjuntai rapi menjadikannya salah satu tanaman hias paling populer di media sosial.

Merawat string of turtles membutuhkan sedikit perhatian pada intensitas penyiraman agar akarnya tidak membusuk. Pastikan pot memiliki drainase yang baik dan siram peperomia prostrata ketika tanah bagian atas terasa kering. Tanaman ini sangat menyukai cahaya terang yang tersaring, seperti di balik tirai jendela kamar atau area ruang tamu.

4. Ficus pumila

ilustrasi ficus pumila (unsplash.com/Anya Chernykh)

Ficus pumila adalah tanaman merambat dengan daun berbentuk hati berukuran kecil yang tumbuh sangat rapat di sepanjang batangnya. Tanaman ini memiliki kemampuan mencengkeram dinding atau turus dengan kuat, menjadikannya pilihan sempurna untuk membuat dinding hijau alami. Penampilannya yang rimbun memberikan kesan klasik dan sejuk seperti di halaman rumah bergaya Eropa.

Daya tahan ficus pumila sangat luar biasa karena ia bisa beradaptasi di dalam maupun di luar ruangan. Kamu hanya perlu menjaga media tanamnya tetap lembap secara konsisten dan melakukan pemangkasan rutin agar pertumbuhannya tidak mengganggu tanaman lain. Kelebihannya yang tangguh membuat tanaman ini sangat ramah bagi para pemula yang sering lupa merawat tanaman.

5. Callisia repens

ilustrasi callisia repens (pixabay.com/ignartonosbg)

Jika kamu bosan dengan warna hijau, callisia repens hadir menawarkan gradasi warna yang sangat cantik. Daun-daun kecilnya yang tumbuh padat memiliki perpaduan warna hijau, putih, dan semburat merah muda yang sangat menawan. Keindahan warnanya akan semakin keluar dan terlihat cerah jika tanaman ini mendapatkan paparan cahaya matahari yang cukup.

Tanaman hias ini tidak membutuhkan air dalam jumlah banyak, sehingga kamu cukup menyiramnya beberapa hari sekali. Pastikan untuk menaruhnya di tempat yang mendapat cahaya terang agar warna merah mudanya tidak memudar menjadi hijau pekat. Ukurannya yang mungil dan warnanya yang manis membuat callisia repens sangat ideal sebagai pemanis meja belajar.

Menghias rumah dengan tanaman berdaun kecil tidak hanya membawa kesegaran visual, tetapi juga memberikan efek relaksasi yang baik untuk penghuni. Dengan perawatan yang tepat, sudut rumah akan tampil lebih estetik dan hidup.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team