Berbicara di depan banyak orang sering kali menjadi momen yang memicu rasa grogi berlebihan, bahkan bagi mereka yang sudah terbiasa tampil di ruang publik. Tatapan mata audiens, suasana ruangan yang mendadak sunyi, serta ekspektasi untuk tampil meyakinkan bisa membuat pikiran terasa penuh dan sulit fokus. Dalam situasi seperti ini, tubuh sering bereaksi spontan melalui jantung berdebar, telapak tangan berkeringat, atau suara yang mulai bergetar.
Kondisi tersebut sebenarnya sangat wajar dan dialami oleh banyak orang dari berbagai latar belakang. Baik pelajar, mahasiswa, maupun profesional tetap bisa merasa gugup ketika semua mata tertuju pada mereka. Namun, jika rasa grogi dibiarkan tanpa pengelolaan yang tepat, performa berbicara bisa menurun dan pesan yang disampaikan menjadi kurang maksimal.
