Jalarta, IDN Times - Unit hardcore Turnstile menorehkan sejarah. Band asal Baltimore ini menyabet dua penghargaan dari lima nominasi di ajang Grammy Awards 2026.
Dari lima nominasi yang diraih, Turnstile berhasil membawa pulang penghargaan untuk kategori Best Metal Performance lewat lagu “Birds", dan Best Rock Album diraih lewat album terbaru mereka, Never Enough (2025)."
Di kategori Best Rock Album, Turnstile unggul atas nominator lainnya seperti Linkin Park, Deftones, HAIM, Linkin Park, hingga Yungblud.
Sementara, di kategori Best Metal Performance, band yang digawangi Brendan Yates (vokal, synthesizer), Pat McCrory (gitar), Meg Mills (gitar), Franz Lyons (bass), dan Daniel Fang (drum), unggul dari band besar lainnya, seperti Dream Theater lewat "Night Terror," lagu Ghost berjudul "Lachryma," ada juga Sleep Token dengan single "Emergence," dan Spiritbox melalui nomor andalan "Soft Spine."
Lagu "Birds" dari Turnstile dinilai unggul berkat energi mentah, aransemen berani, serta produksi modern yang menjadi ciri khas Turnstile dalam beberapa tahun terakhir.
Bagi Turnstile, dua gelar ini menjadi penegasan karakter keras dan agresif yang berakar dari hardcore punk tetap relevan dan kompetitif di level global.
Sang frontman, Brendan Yates semringah, Turnstile, band hardcore, secara mengejutkan bisa meraih dua penghargaan Grammy Awards. Hasil itu ia persembahkan untuk komunitas hardcore, khususnya skena Baltimore Hardcore (BCHC), hingga komunitas yang terus membesarkan Turnstile.
"Komunitas yang Turnstile temukan melalui musik punk dan hardcore telah menjadi ruang aman bagi mereka untuk bertahan di tengah 'kegelapan', hingga akhirnya mencapai tempat yang indah," kata Brendan Yates saat menerima penghargaan itu, dikutip kanal YouTube Recording Academy, Senin (2/2/2026)
Dengan dua penghargaan yang diraih dari lima nominasi Grammy Awards 2026, Turnstile kini berdiri sebagai salah satu band hardcore paling berpengaruh di era modern.
