www.pexels.com/GerdAltmann
Reaksi yang satu ini hanya terjadi pada orang-orang yang super sensitif dan tidak toleran terhadap bahan kimia. Ditambah bau pomade yang cukup menyengat, bukan gak mungkin lho seseorang mengalami pusing, mual-mual, hingga muntah. Serem juga, ya.
Hal ini biasa terjadi karena kulit kamu sensitif terhadap bahan-bahan kimia yang terkandung di dalam pomade. Kalau sudah timbul reaksi seperti ini, ada baiknya kamu berhenti menggunakan pomade.
Nah, untuk menghindari hal-hal tersebut, rajin-rajinlah keramas setelah menggunakan pomade. Beralih menggunakan bahan alami seperti minyak kelapa dan minyak kemiri juga bisa jadi pilihan. Minim risiko dan yang pastinya jauh lebih sehat.
Apakah terlalu sering memakai pomade berbahaya bagi rambut? | Ya, penggunaan pomade yang terlalu sering dapat menimbulkan masalah seperti ketombe, rambut rontok, dan rambut kering. |
Mengapa pomade bisa menyebabkan ketombe? | Karena kandungan minyak pada pomade dapat menyumbat pori-pori kulit kepala sehingga memicu munculnya ketombe. |
Apakah pomade dapat menyebabkan rambut rontok? | Bisa, terutama jika kulit kepala sensitif atau rambut jarang dibersihkan setelah menggunakan pomade. |
Mengapa pomade bisa memicu jerawat? | Residu pomade yang mengenai kulit sekitar dahi atau tengkuk dapat menyumbat pori-pori dan memicu munculnya jerawat. |
Bagaimana cara mengurangi dampak buruk penggunaan pomade? | Dengan tidak menggunakan pomade terlalu sering dan rutin mencuci rambut setelah memakainya. |