ilustrasi wajah terasa perih (pexels.com/Pavel Danilyuk)
Ciri terakhir yang kerap dirasakan oleh korban sihir adalah adanya sensasi fisik berupa rasa panas, terbakar, atau perih di area wajah. Sensasi ini biasanya muncul di waktu-waktu tertentu, terlebih setelah asar, menjelang magrib, atau saat malam sepertiga malam. Uniknya, saat kamu bercermin, tak ada kemerahan, luka bakar, atau gejala iritasi kulit (alergi) yang terlihat secara kasat mata. Rasa panas ini murni berasal dari energi panas manifestasi gaib yang sedang menempel di wajahmu.
Dalam Al-Qur'an Surat Al-Hijr ayat 27, Allah SWT berfirman:
“Dan Kami telah menciptakan jin sebelum (Adam) dari api yang sangat panas (narissamuun).”
Karena asal muasal jin dari unsur api yang menyala, kehadiran mereka yang menempel pada tubuh manusia akibat sihir sering meninggalkan efek fisik berupa rasa panas membara. Mengompres wajah dengan es batu atau menyemprotkan face mist yang menenangkan biasanya hanya akan meredakan gejalanya selama beberapa menit saja. Jika kamu mulai merasakan gejala aneh yang polanya berulang di jam-jam keramat tersebut, segeralah dialihkan dengan memperbanyak zikir pagi dan petang untuk memadamkan "api" tak kasat mata ini.
Menjaga kesehatan dan kecantikan wajah memang penting, tapi jangan sampai kamu melupakan kesehatan spiritual dan proteksi diri dari hal gaib, ya. Jika kamu merasakan ciri wajah kena sihir menurut Islam di atas, mulailah rutin melakukan ruqyah mandiri dan mendekatkan diri kepada Sang Pencipta. Tetap semangat, jaga aura positifmu, dan percaya bahwa perlindungan terbaik akan selalu menjagamu dari segala energi negatif!