Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
ilustrasi mencukur rambut wajah
ilustrasi mencukur rambut wajah (freepik.com/karlyukav)

Bagi banyak cowok, mencukur kumis dan rambut wajah acap kali dianggap rutinitas sepele yang bisa dilakukan kapan saja tanpa persiapan khusus. Padahal, proses mencukur di area wajah bisa memberi dampak besar pada kondisi kulit. Iritasi, kemerahan, hingga munculnya beruntusan setelah cukur sering kali terjadi bukan karena pisau cukur semata, melainkan karena perawatan kulit sebelum dan sesudah cukur yang kurang tepat.

Perawatan kulit sebelum dan sesudah mencukur kumis sebenarnya bukan soal ribet atau feminin, melainkan soal menjaga kesehatan kulit wajah. Dengan langkah yang tepat, kulit bisa tetap bersih, halus, dan bebas dari rasa perih setelah cukur. Di sini, kita akan membahas bagaimana cowok bisa merawat kulit wajah secara sederhana, tapi efektif, mulai dari persiapan sebelum cukur hingga perawatan setelahnya. Dengan begitu, hasil cukur bisa lebih maksimal dan kulit tetap nyaman!

1. Sebelum mencukur kumis

ilustrasi laki-laki sedang mencuci wajah (freepik.com/freepik)

Sebelum proses cukur dimulai, ada beberapa persiapan agar nantinya hasil cukur lebih rapi dan proses cukur terasa lebih nyaman.

  • Mandi sebelum bercukur
    Bercukur setelah mandi atau berendam merupakan ide bagus agar hasilnya maksimal.

  • Bersihkan wajah dengan pembersih wajah
    Gunakan pembersih wajah setiap hari, terlepas dari apakah kamu akan bercukur atau tidak. Pembersihan membantu menghilangkan kotoran, minyak, dan sel kulit mati dari wajah serta rambut wajah yang dapat menumpuk di pisau cukur selama bercukur. Jika kamu melewatkan langkah ini, pori-pori tidak akan bersih. Jika kamu melukai diri sendiri saat bercukur, kamu lebih berisiko mengalami iritasi dan benjolan akibat pisau cukur.

  • Eksfoliasi
    Eksfoliasi sebelum bercukur jadi salah satu cara terbaik untuk memastikan pencukuran yang lebih bersih dan halus. Langkah ini membantu menghilangkan sel-sel kulit mati, yang dapat menjebak rambut dan menyebabkan rambut tumbuh ke dalam.

2. Proses mencukur kumis

ilustrasi mencukur rambut wajah (freepik.com/karlyukav)

Setelah kulit siap, saatnya bercukur! Proses mencukur rambut wajah bukan hanya tentang menggunakan pisau cukur yang tajam, melainkan juga tentang menggunakan produk dan teknik yang tepat untuk menghindari iritasi.

  • Gunakan krim atau gel cukur berkualitas
    Jangan pernah bercukur tanpa krim atau gel cukur. Produk-produk ini menciptakan lapisan pelindung antara kulit dan pisau cukur. Ini memungkinkan mata pisau meluncur dengan mulus di wajah sambil mencegah iritasi. Pilih krim cukur dengan sifat pelembap untuk menjaga kulit tetap terhidrasi.

  • Cukur searah pertumbuhan rambut
    Selalu cukur searah pertumbuhan rambut. Ini mengurangi risiko iritasi dan luka bakar akibat pisau cukur, yang umum terjadi saat kamu mencukur melawan arah pertumbuhan rambut. 

  • Jangan terburu-buru
    Jangan pernah bercukur saat kamu sedang terburu-buru. Bercukur harus dilakukan dengan hati-hati dan perlahan, terutama di sekitar area yang sensitif, seperti leher serta garis rahang. Gunakan tekanan ringan saat mencukur.

3. Perawatan kulit setelah mencukur kumis

ilustrasi laki-laki memakai skincare (freepik.com/freepik)

Setelah bercukur, kulit wajah jadi lebih rentan dan bisa kering, iritasi, serta lecet akibat pisau cukur. Perawatan setelah bercukur yang tepat sangat penting untuk membantu menenangkan, menghidrasi, dan melindungi kulit.

  • Bilas kulit dengan air dingin
    Segera setelah proses cukur selesai, bilas kulit dengan air dingin. Ini tidak hanya akan menghilangkan sisa gel cukur, tetapi juga akan menutup pori-pori, yang membantu mengurangi iritasi dan mencegah kotoran terperangkap.

  • Oleskan aftershave balm
    Gunakan aftershave balm berkualitas baik untuk menenangkan, mendinginkan, dan merevitalisasi kulit. Kulit benar-benar bekerja keras selama cukur. Adapun, pelembap akan membantu kulit kembali ke kondisi terbaiknya.

  • Hindari menyentuh wajah
    Setelah bercukur, cobalah untuk menghindari menyentuh wajah sebisa mungkin. Kulit jadi lebih sensitif setelah bercukur. Adapun, menyentuh wajah dapat memindahkan kotoran, minyak, dan bakteri yang menyebabkan jerawat serta iritasi. Biarkan kulit bernapas dan pulih selama beberapa jam setelah bercukur.

Pada akhirnya, mencukur kumis bukan hanya soal tampilan wajah yang rapi, tetapi juga tentang bagaimana memperlakukan kulit wajah dengan lebih bijak. Dengan perawatan yang tepat sebelum dan sesudah cukur, cowok bisa menghindari iritasi sekaligus menjaga kulit tetap sehat dalam jangka panjang. Kebiasaan sederhana ini bisa jadi langkah kecil yang memberi dampak besar bagi kenyamanan dan kepercayaan diri setiap hari.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team

EditorYudha ‎