Ilustrasi pria merasa pusing (unsplash/Usman Yousaf)
Biasanya, pomade memiliki wangi yang cukup kuat. Hal ini ditujukan agar penggunanya memiliki wangi yang khas saat menggunakan pomade dengan merek-merek tertentu. Wangi yang terlalu kuat ini terkadang bisa membuat penggunanya merasa pusing karena tidak terbiasa dengan wanginya.
Jika kamu termasuk yang mudah merasa pusing saat mencium sesuatu yang terlalu wangi, maka ada baiknya untuk mencari pomade dengan wangi yang lebih soft atau dengan wangi yang benar-benar kamu sukai.
Risiko-risiko di atas dapat terjadi jika kamu terlalu sering memakai pomade. Cara agar mengurangi risiko ini, kamu dapat mengatur intensitas penggunaan pomade hanya di waktu tertentu saja. Misalnya saat sedang tidak bepergian, ada baiknya untuk tidak usah menggunakan pomade.
Selain itu rajin membersihkan rambut dan kulit kepala dengan sampo dapat mengurangi risiko-risiko akibat pomade yang menumpuk di rambut dan kulit kepala kamu. Jadi pomade bisa menjadi sebuah produk rambut yang baik untuk penampilan dan tetap aman digunakan asal kamu menjaga penggunaannya secara tepat dan gak berlebihan, Bro!
Apakah terlalu sering memakai pomade berbahaya bagi rambut? | Ya, penggunaan pomade yang terlalu sering dapat memicu berbagai masalah seperti ketombe, rambut rontok, atau kulit kepala kering. |
Mengapa pomade bisa menyebabkan rambut rontok? | Beberapa bahan dalam pomade dapat menutup folikel rambut atau membuat rambut lengket sehingga mudah rontok saat disisir. |
Apakah pomade bisa menyebabkan ketombe? | Bisa, karena residu pomade yang menumpuk di kulit kepala dapat memicu bakteri dan jamur penyebab ketombe. |
Apakah pomade dapat menyebabkan jerawat? | Ya, sisa pomade yang mengenai area dahi atau wajah dapat menyumbat pori-pori dan memicu munculnya jerawat. |
Bagaimana cara mengurangi risiko penggunaan pomade? | Gunakan pomade secukupnya, jangan terlalu sering memakainya, dan pastikan rambut dibersihkan dengan sampo setelah digunakan. |