Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
4 Cara Cek Jaket Anti Air agar Tidak Rembes, Siap Menahan Hujan!
ilustrasi jaket anti air (pexels.com/Zaur Takhgiriev)
  • Artikel menjelaskan pentingnya mengecek kemampuan jaket anti air agar tetap nyaman dan kering saat hujan, terutama bagi yang sering beraktivitas di luar ruangan.
  • Dijabarkan empat cara cek keefektifan jaket anti air, mulai dari melihat waterproof rating, simulasi semprotan air ringan hingga hujan deras, sampai memeriksa segel jahitan bagian dalam.
  • Dengan melakukan pengecekan tersebut, pengguna bisa mengetahui seberapa kuat jaket menahan air dan memastikan perlindungan maksimal sebelum digunakan di kondisi cuaca ekstrem.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
  • What?
    Panduan pengecekan jaket anti air untuk memastikan kemampuannya menahan air sebelum digunakan dalam kondisi hujan atau aktivitas luar ruangan.
  • Who?
    Pengecekan dilakukan oleh pengguna jaket, khususnya mereka yang aktif beraktivitas di luar ruangan dan ingin memastikan perlindungan dari hujan.
  • Where?
    Pengecekan dapat dilakukan di rumah atau tempat dengan akses air, seperti area terbuka atau kamar mandi untuk simulasi hujan.
  • When?
    Dapat dilakukan kapan saja sebelum jaket digunakan saat musim hujan atau kegiatan luar ruangan yang berpotensi terkena air.
  • Why?
    Agar pengguna mengetahui tingkat ketahanan air pada jaket dan dapat menghindari kebasahan saat menghadapi hujan dengan intensitas berbeda.
  • How?
    Dengan memeriksa waterproof rating, menyemprot atau mengguyur air ke jaket, serta mengecek segel jahitan bagian dalam agar tidak ada celah rembesan.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Jaket anti air sangat bermanfaat bagi pria yang aktif berkegiatan di luar, apalagi ketika musim hujan. Namun, setiap jaket memiliki kemampuan anti air yang berbeda-beda. Sehingga, kamu perlu tahu bagaimana cara cek jaket anti air yang benar.

Pengecekan ini bertujuan agar kamu tahu benar kemampuan jaket anti air yang kamu miliki. Sehingga saat terjadi hujan, kamu bisa lebih tenang memakainya, tanpa takut tubuh basah. Jadi, langsung simak bagaimana cara cek jaket anti air di bawah ini ya, bro!

1. Cek waterproof rating pada label jaket

ilustrasi jaket anti air (unsplash.com/Hamed darzi)

Jaket anti air memiliki klasifikasi seberapa kuat mereka dapat menahan tekanan air. Biasanya ini disebut waterproof rating dan dapat dicek di berbagai jaket anti air bermerek. Waterproof rating biasanya bisa dicek di label bagian dalam jaket atau pada deskripsi produknya. Waterproof rating jaket anti air umumnya ditulis dalam ukuran tekanan air antara 5.000-20.000 mm.

Ukuran tersebut menunjukkan kemampuan bahan jaket menahan tekanan air sebesar angka yang tercantum sebelum merembes masuk. Misalnya tertulis 5.000 mm, maka kain pada jaket mampu menahan tekanan air sebesar 5 meter sebelum mulai merembes. Agar lebih mudah, untuk rating 5.000-10.000 mm biasanya akan aman saat terkena hujan ringan, 10.000-15.000 mm akan aman untuk hujan sedang dan aktivitas outdoor sedang, 15.000-20.000 mm cocok untuk hujan besar dan aktivitas outdoor berat, serta di atas 20.000 mm cocok untuk kondisi cuaca yang sangat ekstrem.

2. Simulasikan kondisi hujan ringan dengan menyemprot jaket menggunakan air

ilustrasi jaket anti air (pexels.com/Haitham Almasari)

Karena akan dipakai untuk hujan-hujanan atau aktivitas yang membuat tubuh basah, maka kamu bisa melakukan simulasi kondisi hujan untuk mengecek kemampuan tahan air jaket kamu sebelum benar-benar digunakan saat hujan. Untuk pengecekan hujan ringan, kamu cukup gantungkan jaket tahan air kamu. Lalu gunakan botol semprot yang sudah diisi air, dan semprotkan air ke jaket.

Tunggu beberapa menit dan perhatikan bentuk air yang menempel. Ketika air membentuk butiran dan jatuh ke bawah, artinya jaket kamu masih mampu menahan percikan air atau hujan ringan. Namun, ketika air meresap ke kain hingga warna kainnya menjadi lebih gelap, artinya jaket kamu sudah tidak tahan air.

3. Simulasikan hujan sedang hingga berat dengan mengguyurkan air ke jaket

ilustrasi jaket anti air (pexels.com/Till Daling)

Kamu juga bisa cek kemampuan tahan air jaket untuk menghadapi hujan yang lebih berat dengan mengguyurnya. Pakai jaket tahan air kamu, lalu guyurkan air ke jaket selama beberapa menit. Kemudian, lepas jaket dan cek baju yang kamu pakai di dalam jaket kondisinya basah atau kering.

Jika basah, artinya kemampuan tahan air jaket kamu lemah. Selain diguyur, kamu juga bisa melakukan simulasi hujan dengan memakai jaket anti air di bawah shower untuk mandi. Ketika, baju di dalam jaket yang kamu pakai basah, maka kemampuan anti air jaket kamu tidak mampu menahan air hujan intensitas sedang hingga tinggi.

4. Periksa segel jahitan di bagian dalam, pastikan rapat dan tidak ada celah

ilustrasi jaket anti air (unsplash.com/Rydale Clothing)

Setiap jaket anti air memiliki seam sealing atau segel jahitan di bagian dalam. Fungsinya untuk mencegah air merembes melalui sela-sela jahitan pada kain. Kamu bisa cek apakah jaket yang kamu miliki terdapat segel jahitan ini dibalik setiap jahitannya atau tidak.

Bentuk segel jahitan ini seperti pita perekat tipis, ada yang berwarna atau bening, yang membentang menutupi seluruh jahitan pada jaket. Jika terdapat segel jahitan, maka cek kerapatannya. Pastikan semuanya masih rapat dan menempel kuat tanpa ada celah di sepanjang jahitan. Agar air tidak merembes masuk ke dalam melalui celah-celah jahitan.

Setelah mengetahui cara cek jaket anti air, kini kamu bisa memastikan dulu apakah jaket kamu sudah anti air atau belum. Jadi, segera cek jaket anti air kamu sekarang juga dengan cara-cara di atas. Agar saat memakainya di kondisi hujan, kamu sudah tahu seberapa baik kemampuannya dalam menahan air, bro.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team