Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
5 Cara Memakai Kain Ihram yang Benar pada Pria, Perhatikan!
Kain ihram laki-laki (stock.adobe.com)
  • Kain ihram pria terdiri dari dua lembar kain tanpa jahitan berwarna putih, digunakan untuk menutup aurat atas dan bawah serta menjaga kesucian selama ibadah haji atau umrah.
  • Pemakaian kain bagian bawah dimulai dari atas pusar hingga bawah lutut dengan lipatan tidak terlalu kencang, sedangkan bagian atas diselempangkan menutup pundak kanan dan kiri.
  • Cara mengenakan ihram untuk anak laki-laki sama seperti dewasa, hanya perlu disesuaikan ukurannya dan memastikan kenyamanan agar kain tidak mudah lepas saat beraktivitas.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Orang laki-laki yang mau pergi haji atau umrah harus pakai kain putih namanya kain ihram. Kainnya ada dua, satu buat bawah, satu buat atas. Kainnya gak boleh dijahit dan harus nutup badan dengan rapi. Sebelum pakai, mereka mandi dan niat dulu. Sekarang banyak orang belajar cara pakainya biar ibadahnya lancar.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Bagi setiap pria yang berniat untuk melakukan ibadah haji atau umrah, mereka wajib mengenakan pakaian ihram. Mungkin akan terlihat sulit untuk menggunakan kain ihram bagi yang awam. Hal tersebut dikarenakan penggunaan ihram yang tidak seperti baju atau pakaian lain pada umumnya.

Supaya kamu gak salah, coba deh ikuti tata cara memakai kain ihram yang benar berikut ini. Yuk, simak ulasannya di bawah ini sampai habis!

1. Kenali syarat-syarat penggunaan kain ihram

Kain ihram laki-laki (buynaksk.altijara.ru)

Pada dasarnya, ihram untuk pria terdiri dari dua lembar kain tanpa jahitan. Kain tersebut dipakai untuk menutup aurat sebagian atas dan seluruh bagian bawah. Kain ihram disunahkan berwarna putih.

Saat menggunakan kain ihram, calon jemaah pria harus menghindari beberapa perbuatan. Seperti bersetubuh, berkata kasar, membunuh hewan, hingga memotong rambut untuk tetap menjaga kesucian selama melakukan ibadah haji atau umrah.

2. Cara menggunakan kain ihram pada bagian bawah

Kain ihram laki-laki (hajjumrahplanner.com)

Siapkan selembar kain untuk menutupi bagian bawah. Tutup aurat mulai dari atas pusar hingga bagian bawah lutut. Kamu gak perlu khawatir, cara melipatnya cukup mudah karna hampir sama seperti penggunaan sarung.

Pastikan kain ihram terlipat sempurna dan jangan biarkan aurat terlihat saat duduk ataupun jongkok. Selain itu, lipatan pada kain ihram juga jangan terlalu kencang agar kamu bisa tetap berjalan dengan mudah.

3. Cara menggunakan kain ihram pada bagian atas

Kain ihram laki-laki (ajel.sa)

Selesai dengan bagian bawah, kamu bisa langsung menggunakan selembar kain yang tersisa untuk diselempangkan agar menutup bagian pundak kanan dan kiri. Kaitkan antara ujung satu sisi dengan yang lainnya agar tidak mudah lepas.

Ketika mulai tawaf, biarkan bagian pundak kanan terbuka, dan lipatan kain pada sisi satunya berada di bawah ketiak kanan. Setelah itu, kain ihram bisa kembali digunakan menutupi semua badan.

4. Cara mengenakan ihram pada anak laki-laki

Kain ihram laki-laki (aliexpress.com)

Gak perlu bingung, cara memakai kain ihram untuk anak laki-laki langkahnya sama seperti sebelumnya. Hal yang perlu dilakukan adalah menyesuaikan ukurannya saja. Yang pasti, orang tua harus memakaikan kain ihram pada anak senyaman mungkin.

Hal tersebut bertujuan agar kain ihram tidak mudah lepas. Terlebih, anak kecil lebih banyak bergerak daripada orang dewasa. Sebelum menggunakan kain ihram, disunahkan untuk berwudu dan mandi terlebih dahulu. Tentunya juga mengucapkan niat.

5. Hal-hal yang perlu kamu perhatikan saat mengenakan kain ihram

Kain ihram laki-laki (stock.adobe.com)

Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan saat menggunakan kain ihram. Sebisa mungkin, kain jangan melewati batas mata kaki saat mengenakannya pada bagian bawah. Gunakan kain ihram yang bersih, tidak dan boleh terkena kotoran. Kamu juga tidak perlu menggunakan pakaian dalam ataupun aksesori lain ketika mengenakan ihram.

Nah, itulah lima cara mengenakan kain ihram yang benar pada laki-laki. Agar ibadah haji atau umrah berjalan dengan nyaman, kamu wajib memerhatikan lima tips di atas saat mengenakan ihram!

FAQ seputar Cara Memakai Kain Ihram yang Benar pada Pria

Berapa lembar kain ihram yang digunakan pria?

Pria menggunakan dua lembar kain ihram tanpa jahitan. Satu kain dipakai untuk menutupi bagian bawah tubuh dari pusar hingga lutut, sedangkan satu kain lainnya digunakan untuk menutupi bagian atas tubuh.

Apakah pria boleh memakai peniti atau sabuk saat mengenakan ihram?

Boleh. Penggunaan sabuk, ikat pinggang, atau peniti diperbolehkan untuk membantu mengencangkan kain ihram agar tidak mudah lepas selama beribadah.

Kenapa pria tidak boleh memakai pakaian berjahit saat ihram?

Larangan memakai pakaian berjahit merupakan bagian dari ketentuan ihram bagi laki-laki sebagai simbol kesederhanaan, kesetaraan, dan kepatuhan dalam beribadah kepada Allah SWT.

Apakah kain ihram harus selalu berwarna putih?

Warna putih sangat dianjurkan karena melambangkan kesucian dan kebersihan. Namun, yang terpenting adalah kain ihram bersih, suci, dan sesuai ketentuan syariat.

Bagaimana agar kain ihram tidak mudah melorot?

Pastikan lilitan kain bagian bawah cukup kuat dan gunakan sabuk ihram bila diperlukan. Memilih ukuran kain yang pas dan bahan yang tidak licin juga membantu kain tetap nyaman digunakan.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team