ilustrasi sepatu lari (freepik.com/freepik)
Meskipun sneakers dan sepatu lari sering terlihat mirip, keduanya memiliki fungsi dan konstruksi yang berbeda. Untuk memudahkan kamu memahami perbedaan sepatu running dan sneakers, yuk simak perbandingan utamanya berikut ini:
a. Tujuan penggunaan
Sneakers dirancang untuk aktivitas kasual, seperti jalan-jalan, nongkrong, atau sekadar dipakai ke kampus. Fokus utamanya adalah kenyamanan dan penampilan, bukan performa olahraga. Sebaliknya, sepatu lari dibuat khusus untuk menunjang aktivitas berlari dengan intensitas yang beragam.
b. Desain dan fitur
Sepatu lari memiliki desain yang ergonomis dan dilengkapi teknologi canggih, seperti bantalan tambahan dan sol antiselip. Fitur ini berguna untuk menyerap guncangan dan memberikan stabilitas saat kaki mendarat. Sneakers biasanya memiliki desain yang lebih modis dan tidak selalu dilengkapi fitur performa tinggi.
c. Kenyamanan dan dukungan
Sneakers memang nyaman dipakai sehari-hari, tetapi kurang maksimal untuk aktivitas lari karena minim dukungan pada tumit dan lengkungan kaki. Sepatu lari punya sistem bantalan yang dirancang untuk mengurangi risiko cedera dan menjaga kaki tetap nyaman saat berlari jauh. Hal ini membuat sepatu lari lebih ideal untuk olahraga ketimbang sneakers.
d. Bahan dan konstruksi
Sneakers terbuat dari bahan yang lebih tebal atau dekoratif seperti kanvas dan kulit, dan biasanya fokus pada estetika. Sepatu lari menggunakan material ringan, fleksibel, dan breathable untuk meningkatkan kenyamanan dan performa. Selain itu, konstruksinya dirancang agar tahan terhadap tekanan terus-menerus saat berlari.