Tahun Baru Imlek selalu dirayakan masyarakat Tionghoa di berbagai negara, termasuk Indonesia, sebagai momen pergantian tahun berdasarkan kalender lunar yang sarat makna budaya dan spiritual. Perayaan ini identik dengan kumpul keluarga, doa bersama, makan besar, serta berbagai simbol keberuntungan yang dipercaya membawa energi positif sepanjang tahun. Di tengah berbagai tradisi tersebut, ada satu kebiasaan yang hampir selalu dilakukan, yakni mengenakan pakaian baru saat hari pertama Imlek tiba.
Bagi sebagian orang, kebiasaan ini mungkin terlihat sederhana, bahkan sekadar soal penampilan. Namun, di baliknya tersimpan filosofi mendalam tentang harapan, rezeki, penghormatan, hingga semangat memulai lembaran baru. Lalu, sebenarnya kenapa Imlek harus pakai baju baru dan apa saja makna yang terkandung di dalamnya? Yuk, simak tujuh alasan lengkapnya di bawah ini.
