Bayangkan kamu sedang berdiri di depan rak toko denim favoritmu, jemari kamu menyentuh kain yang terasa kaku dan keras seperti papan kayu. Di sisi lain, ada celana yang terasa sangat lembut, lentur, dan sudah memiliki gradasi warna biru yang cantik seolah-olah sudah mengalami perjalanan panjang. Dilema ini kerap muncul saat kamu harus memilih antara kain yang masih "mentah" atau yang sudah melalui proses pencucian pabrik. Memahami perbedaan raw denim dan washed denim bukan hanya soal selera fashion, tapi juga tentang apa tujuanmu memakainya.
Kamu mungkin pernah mendengar cerita dari para pecinta jeans yang rela gak mencuci celana mereka selama berbulan-bulan demi mendapatkan kerutan alami yang unik. Di sisi lain, ada kamu yang mungkin lebih memprioritaskan kenyamanan instan sejak hari pertama pemakaian tanpa perlu repot melakukan break-in (melenturkan dan memudarkan warna). Perdebatan ini selalu menarik karena keduanya menawarkan nilai estetika dan pengalaman pengguna yang sangat kontras, lho. Yuk, cari tahu perbedaan keduanya!
