Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Ilustrasi Banjir Jakarta.
Ilustrasi banjir Jakarta. (IDN Times/Dini Suciatiningrum)

Intinya sih...

  • 17 RT di Jakarta Timur terendam banjir akibat curah hujan tinggi dan luapan sungai.

  • 14 RT di Kelurahan Bidara Cina, Kampung Melayu, Cawang, dan Cililitan terdampak paling banyak dengan ketinggian air mencapai 110-150 cm.

  • BPBD DKI Jakarta bersama instansi terkait melakukan upaya penanganan genangan untuk memastikan saluran air berfungsi optimal.

Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times – BPBD DKI Jakarta mencatat sebanyak 17 RT terendam banjir pada Kamis (29/1/2026) pukul 07.00 WIB. Genangan terjadi akibat curah hujan tinggi yang disertai luapan sejumlah sungai di Jakarta.

Kepala Pusdatin BPBD DKI Jakarta, Yohan, menyebut wilayah terdampak paling banyak berada di Jakarta Timur, yakni 14 RT yang tersebar di Kelurahan Bidara Cina, Kampung Melayu, Cawang, dan Cililitan. Ketinggian air di kawasan tersebut mencapai 110 hingga 150 sentimeter akibat luapan Kali Ciliwung.

"Sementara, di Jakarta Barat terdapat tiga RT yang terdampak di Kelurahan Kedoya Selatan dengan ketinggian air sekitar 30 sentimeter, akibat curah hujan tinggi dan luapan Kali Pesanggrahan," ujar Yohan.

Selain itu, BPBD mencatat sejumlah wilayah telah surut, di antaranya Kelurahan Rawajati sebanyak satu RT dan Kelurahan Pejaten Timur tiga RT.

Genangan juga dilaporkan terjadi di dua ruas jalan, yakni Jalan Raden Inten II di Duren Sawit, Jakarta Timur, dengan ketinggian air 25 sentimeter, serta Jalan Cileduk Raya di Cipulir, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, setinggi 10 sentimeter.

Yohan memastikan BPBD DKI Jakarta bersama Dinas SDA, Dinas Bina Marga, dan Dinas Gulkarmat terus melakukan upaya penanganan melalui penyedotan genangan serta memastikan saluran air berfungsi optimal.

"Genangan ditargetkan dapat surut dalam waktu cepat," katanya.

Editorial Team