Jakarta, IDN Times - Empat jenazah personel marinir yang tertimbun longsor di Cisarua, Bandung, Jawa Barat, kembali ditemukan. Dengan ditemukannya empat jenazah ini, maka semua korban dari unsur marinir sudah dievakuasi dan dimakamkan. Total ada 23 prajurit marinir yang menjadi korban.
Kepala Dinas Penerangan TNI AL, Laksamana Pertama Tunggul, mengatakan, pelepasan gelombang jenazah terakhir dipimpin oleh Panglima Korps Marinir (Pangkormar) Letjen TNI (Mar) Endi Supardi di Lanudal Jakarta, Pondok Cabe, Pamulang pada akhir pekan lalu.
"Rangkaian kegiatan diawali dengan salat jenazah yang diikuti keluarga, prajurit dan jajaran pejabat korps marinir sebagai bentuk doa dan penghormatan terakhir," ujar Tunggul di dalam keterangan tertulis pada Selasa (3/3/2026).
Prosesi persemayaman dan pelepasan dilakukan secara militer sebagai wujud penghargaan dan penghormatan setinggi-tingginya atas dedikasi, loyalitas dan pengabdian tanpa pamrih para prajurit kepada bangsa serta negara. Usai upacara, empat jenazah diberangkatkan menuju ke Bandara Radin Inten, Bandar Lampung.
"Tiga jenazah diserahkan kepada keluarga di Lampung untuk dimakamkan secara militer. Sementara, satu jenazah diberangkatkan ke Bangka untuk dimakamkan di kampung halaman," kata dia.
