Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Ilustrasi banjir di Bekasi
Ilustrasi banjir di Bekasi. (IDN Times/Imam Faishal)

Intinya sih...

  • 49 desa di 16 kecamatan Kabupaten Bekasi terendam banjir dengan ketinggian air bervariasi, mulai dari 20 hingga 120 sentimeter.

  • 51.289 KK terdampak banjir, 6.805 KK harus mengungsi, dan Pemkab Bekasi telah menyiapkan 24 lokasi tempat pengungsian bagi warga yang terdampak banjir.

  • Pemkab Bekasi memberikan bantuan logistik bagi masyarakat yang terdampak dan mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi peningkatan debit air.

Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Bekasi, IDN Times - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bekasi mencatat, 49 desa terendam banjir hingga Kamis (29/1/2026) sore.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Bekasi, Dodi Supriadi mengatakan, 49 desa yang terendam banjir tersebar di 16 kecamatan dengan ketinggian air yang bervariasi.

"Saat ini ada 49 desa yang tersebar di 16 kecamatan. Untuk ketinggian muka air (TMA) mulai dari 20 sentimeter hingga yang paling tinggi 120 sentimeter," kata Dodi saat dikonfirmasi.

1. Titik banjir di 16 kecamatan

Banjir di perumahan subsidi Bekasi. (IDN Times/Imam Faishal)

Dodi menjelaskan, lokasi banjir berada di Kecamatan Muara Gembong, Taruma Jaya, Babelan, Tambun Utara, Tambun Selatan, Cibitung, Cikarang Utara, Cikarang Timur, Kedungwaringin, Karang Bahagia, Sukatani, Tambelang, Sukawangi, Pebayuran, Sukakarya, dan Kecamatan Cabangbungin.

Untuk di Kecamatan Taruma Jaya banjir terjadi di Desa Samudra Jaya, Segara Makmur, Pustaka Rakyat, dan Desa Segarajaya dengan TMA 10 hingga 70 sentimeter.

Kecamatan Babelan, lanjut Dodi, lokasi banjir ada di Desa Bani Bakti, Muara Bakti, Hurip Jaya, Kedungjaya, Kedungpengawas, Babelan Kota, Kelurahan Bahagia, dan Kelurahan Kebalen dengan TMA 10 hingga 100 sentimeter.

Kecamatan Tambun Utara, titik banjir ada di Desa Satria Mekar, Srimukti, Srijaya, Sri Amur, Satria Jaya, dan Desa Karangsatria dengan TMA 30 hingga 120 sentimeter.

Sementara Kecamatan Cibitung, titik banjir terjadi di Kelurahan Wanasari, Desa Muktiwari, Wanajaya, Sarimukti, dan Desa Sukajaya dengan TMA 10 hingga 100 sentimeter.

Untuk Kecamatan Sukawangi, banjir terjadi di Desa Sukamekar dengan TMA 40 hingga 90 sentimeter. Kecamatan Tambun Selatan, banjir ada di Kelurahan Jatimulya dengan TMA 30 hingga 50 sentimeter.

Kecamatan Cikarang Utara, banjir terjadi di Desa Karang Baru dan Desa Cikarang Kota dengan TMA 20 hingga 50 sentimeter. Kecamatan Cikarang Timur, banjir terjadi di Desa Lambansari dengan TMA 40 hingga 50 sentimeter.

Kecamatan Kedungwaringin, banjir terjadi di Desa Bojongsari dengan TMA 40 hingga 50 sentimeter. Kecamatan Karang Bahagia, banjir ada di Desa Karang Satria dan Desa Sukaraya dengan TMA 40 hingga 100 sentimeter.

Kecamatan Sukatani, titik banjir ada di Desa Sukadarma dengan TMA 20 hingga 50 sentimeter. Kecamatan Pabayuran, ada di Desa Karang Harja dan Karang Segar dengan TMA 30 hingga 50 sentimeter.

Kecamatan Sukakarya, titik banjir ada di Desa Sukajadi, Sukalaksana, Sukakarya, dan Desa Sukakarsa dengan TMA 5 hingga 50 sentimeter. Kecamatan Tambelang, titik banjir ada di Sukabakti dengan TMA 30 hingga 60 sentimeter.

Selain itu, untuk di Kecamatan Cabangbungin, titik banjir ada di Desa Lenggahsari, Jayalaksana, Sindangjaya, Jaya Bakti, Sindangsari, dan Desa Setialaksana dengan TMA 20 hingga 70 sentimeter.

"Terakhir ada empat Desa yang terendam banjir di Kecamatan Muara Gembong. Yakni di Desa Pantai Harapan Jaya, Jayasakti, Pantai Mekar, dan Desa Pantai Bahagia. Untuk TMAnya, 10 hingga 80 sentimeter," jelas Dodi.

2. Tercatat 51 ribu KK terdampak banjir

Banjir di perumahan subsidi Bekasi. (IDN Times/Imam Faishal)

Dodi juga menjelaskan, banjir tersebut mengakibatkan 51.289 ribu kepala keluarga (KK) terdampak dan 6.805 KK di antaranya harus mengungsi.

"Bagi warga yang mengungsi, kami telah menyiapkan 24 lokasi tempat pengungsian bagi warga yang terdampak banjir," jelas Dodi.

3. Pemkab Bekasi telah memberikan sejumlah bantuan

Banjir di perumahan subsidi Bekasi. (IDN Times/Imam Faishal)

Dodi menambahkan, saat ini pihaknya juga terus menyalurkan bantuan logistik bagi masyarakat yang terdampak.

Dia juga mengimbau kepada masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi peningkatan debit air.

“Kami juga melakukan koordinasi dengan dinas dan instansi teknis terkait untuk penanganan lebih lanjut,” jelas Dodi.

Editorial Team