Jakarta, IDN Times - Usai menuntaskan misi kemanusiaan di Ukraina dan Rusia, Presiden Joko "Jokowi" Widodo tak langsung kembali ke Tanah Air. Ia mampir ke Uni Emirat Arab (UEA) dan bertemu Presiden Sheikh Mohamed bin Zayed bin Sultan Al Nahyan.
Jokowi terlihat disambut pria yang kerap disapa MBZ itu ketika tiba di Istana Al Shatie pada Jumat, 1 Juli 2022. Dikutip dari situs resmi Sekretariat Kabinet pada Sabtu, (2/7/2022), Jokowi dan Presiden MBZ menjadi saksi penandatanganan perjanjian dagang IUEA-CEPA.
Menurut Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, penandatanganan kesepakatan dagang kedua negara itu tergolong kilat. Bahkan, menjadi yang tercepat yang pernah dialami Indonesia. Sebab, pembahasan awal mengenai IUEA-CEPA baru dilakukan pada 2 September 2021 di Bogor.
"Kurang dari setahun waktu yang dibutuhkan (agar kesepakatan itu diteken)," ujar Retno, kemarin.
Total ada enam nota kesepahaman (MoU) dan kerja sama yang diteken kedua negara. Salah satu di antaranya termasuk kontrak pembelian Landing Platform Dock (LPD) antara PT PAL dengan Angkatan Laut UEA.
Namun, momen menarik lainnya yang terekam kamera ketika Jokowi didampingi Menteri Pertahanan Prabowo Subianto, salat Jumat bersama Presiden MBZ di Masjid Sheikh Zayed di Abu Dhabi, kemarin. Dari beberapa dokumentasi yang ada, Jokowi dan Prabowo berada di shaf terdepan bersama Presiden MBZ.
Kedekatan antara Jokowi dan Presiden MBZ terjalin sudah cukup lama. Saking dekatnya, Presiden MBZ menggunakan nama Jokowi untuk menamakan satu jalan di Abu Dhabi. Jalan itu mencapai sekitar 4 kilometer yang membelah ADNEC (Abu Dhabi National Exhibition Centre) dengan area kantor perwakilan diplomatik di UEA.
"Jadi, Putera Mahkota (Presiden MBZ) ingin menunjukkan bahwa hubungan kedua negara ini sangat dekat lah. Inisiatif penamaan itu datang dari mereka. Saya sempat dihubungi oleh pihak pemerintah UEA," ungkap Dubes Husin Bagis ketika dihubungi IDN Times pada Oktober 2020.
Selain penamaan jalan, UEA juga akan membangun masjid di Solo dengan nilai mencapai Rp300 miliar. Masjid tersebut merupakan duplikasi Masjid Agung Sheikh Zayed yang ada di Abu Dhabi. Pemerintah UEA juga berkontribusi terhadap pembangunan gedung baru KBRI dan Wisma Duta.
Sebagai balasannya, pada 2021, pemerintah Indonesia menamakan jalan tol layang Japek menjadi Jalan Layang MBZ Sheikh Mohammed bin Zayed.
Berikut sejumlah dokumentasi yang menggambarkan keakraban Jokowi dengan MBZ yang kini telah menjadi pemimpin tertinggi di UEA.