ilustrasi air putih (pexels.com/ellehughes)
Tak hanya itu, pemenuhan kebutuhan cairan tubuh menjadi tantangan tersendiri saat berpuasa karena waktu minum yang terbatas. Kekurangan cairan dapat berdampak serius seperti sakit kepala migrain dan gejala lain yang membuat tubuh tidak fit.
Menurut data dari Dinas Kesehatan Provinsi Aceh, rata-rata orang dewasa disarankan untuk mengonsumsi 2–3 liter atau setara dengan sekitar 8 gelas air putih setiap hari, untuk menjaga fungsi tubuh tetap optimal.
Agar kebutuhan cairan terpenuhi selama Ramadan, pola minum perlu diatur dengan baik antara waktu berbuka hingga sahur. Air putih sebaiknya dikonsumsi secara bertahap, misalnya dua gelas saat berbuka, empat gelas di malam hari, dan dua gelas saat sahur. Dengan cara ini, tubuh tetap terhidrasi meskipun tidak minum selama kurang lebih 13–14 jam di siang hari.
Selain itu, penting untuk menghindari jenis minuman yang dapat memicu dehidrasi seperti kopi, teh, dan minuman bersoda. Dengan memilih air putih sebagai minuman utama, tubuh akan terhindar dari risiko dehidrasi dan tetap bugar selama menjalankan ibadah puasa.